https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Strategi Branding Kawasan Wisata Tantangan yang Harus segera Dijawab dengan Langkah Nyata

Eko Budhiarto | Sabtu, 27/07/2024 18:02 WIB



Strategi Branding Kawasan Wisata Tantangan yang Harus segera Dijawab dengan Langkah Nyata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: Humas MPR)

Banyumas, Jurnas.com - Pemanfaatan strategi komunikasi dan branding untuk memasarkan kawasan pariwisata di sejumlah daerah, seperti di Banyumas, Jawa Tengah, merupakan tantangan yang harus segera dijawab dengan langkah nyata.

"Pemasaran dan branding kawasan wisata mesti berpijak pada kebanggaan dan kepedulian akan sumber daya daerah," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka secara daring bimbingan teknis bertema Strategi Komunikasi Pengembangan Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Melalui Branding dan Media Sosial, yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif c.q. Direktorat Komunikasi Pemasaran di Bale Adipati Mrapat Kecamatan Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (27/7).

Hadir pada acara tersebut I Gede Budiwijaya (Ketua Tim Kerja Komunikasi Multimedia Kemenparekraf RI), Deskart Sotyo Jatmiko, SH, M.Si (Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas), Oka Yudhistira Pranayudha (Camat Banyumas), Nartam (Anggota DPRD Terpilih Partai Nasdem Kab. Banyumas), Qisthas Tsana I Noe’man (Narasumber Bimtek) dan para pelaku usaha ekonomi kreatif Kecamatan Banyumas.

Baca juga :
Heri Black Diperiksa, KPK Dalami Barang Bukti dari Rumah Semarang

Menurut Lestari, yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, pada dasarnya perkembangan teknologi yang begitu masif menuntut adaptasi pada setiap aspek kehidupan termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif.

Branding dan pemasaran destinasi wisata dan karya kreatif, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, saat ini tidak bisa lepas dari media sosial.

Baca juga :
Singgung Kasus Nadiem, Prof Romli Dorong Revisi Menyeluruh UU Tipikor

Melalui digitalisasi, jelas Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, saat ini desain promosi hanya membutuhkan waktu relatif pendek
dan lebih menarik karena intervensi kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Menurut Rerie, kolaborasi Pentahelix yang melibatkan lima komponen penting seperti pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media, harus mampu diwujudkan dalam pengembangan pariwisata di Banyumas.

Baca juga :
Baleg DPR: Kewenangan Hitung Kerugian Negara Milik BPK

Karena, jelas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, Banyumas banyak memiliki potensi daya tarik wisata dari sisi sejarah perkembangan kotanya, beragam kuliner khas, ekonomi kreatif, serta budaya masyarakatnya.

Dengan kerja sama yang kuat dari para pemangku kepentingan yang ada, Rerie meyakini Banyumas dapat menjelma menjadi daerah tujuan wisata yang mampu menarik minat wisatawan dengan beragam daya tarik yang dimilikinya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Kawasan Wisata Branding

Terpopuler

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Selasa, 16/06/2026 05:05 WIB
Gaya Hidup

16 Juni 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777