https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Nilai-Nilai Pancasila Harus Diimplementasikan dalam Kehidupan Berbangsa

Eko Budhiarto | Senin, 24/06/2024 17:55 WIB



Nilai-Nilai Pancasila Harus Diimplementasikan dalam Kehidupan Berbangsa Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Pancasila sebagai panduan hidup berbangsa membutuhkan implementasi nilai-nilainya dari setiap anak bangsa dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Dalam keseharian kita dalam bernegara seringkali muncul pertanyaan apakah yang kita lakukan saat ini sudah sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang kita pahami?" kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat pada Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dikemas dalam bentuk peluncuran buku berjudul "Pancasila di Rumahku", karya anggota MPR/DPR RI, Willy Aditya, di Gedung Nusantara V, Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/6).

Menurut Lestari, di era globalisasi dan kosmopolitanisme kini, upaya untuk membangun bangsa tidak cukup didasari dengan memahami nilai-nilai Pancasila semata, tanpa implementasi pada keseharian.

Baca juga :
Apa Penyebab Dam saat Haji dan Cara Membayarnya?

Jangan sampai, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, kita terjebak dengan kembali ke masa lalu dengan menempatkan Pancasila hanya sebagai sebuah hafalan.

Kondisi itu pula, jelas Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI, yang mendorong sosialisasi empat pilar kebangsaan terus dilakukan oleh MPR RI.

Baca juga :
Valentino Rossi Ingin Pertahankan 1 Rider Italia untuk Timnya di 2027

Diakui Rerie, perjalanan kita dalam berbangsa dan bernegara masih sangat panjang, sehingga penting bagi bangsa untuk secara konsisten menyosialisasikan ke generasi penerus nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sehingga dapat menjadi landasan berperilaku bagi setiap anak bangsa.

Pada kesempatan itu Rerie juga mengapresiasi hadirnya buku "Pancasila di Rumahku", karya Willy Aditya. Dalam buku tersebut, Rerie menilai, Willy
memperlihatkan diri sebagai male feminis dengan menghadirkan dua perspektif pendekatan feminis melalui penegasan tentang dinamika berpikir (mind) dan bertindak (hand). Di dalam geliat pemikiran dan tindakan terdapat sensivitas (heart).

Baca juga :
20 Ucapan Hari Kebangkitan Nasional yang Penuh Makna

Willy mengungkapkan, buku adalah sebuah pendekatan metodologi dalam upaya penyampaian nilai-nilai cukup efektif. Karena buku, tambah dia, mengandung view point dan stand point yang mudah dipahami pembacanya.

Dalam orasi kebangsaannya, Surya Paloh menegaskan kejujuran merupakan salah satu syarat untuk menjalankan nilai-nilai Pancasila.

Diakui Surya perilaku sosial Indonesia saat ini penuh dengan hipokrasi. "Kita harus mempersiapkan generasi muda dengan baik agar mampu memahami dan mengamalkan Pancasila dengan benar," tegas Surya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Pancasila Willy Aditya

Terkini | Kamis, 18/06/2026 15:55 WIB

Terpopuler

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Selasa, 16/06/2026 05:05 WIB
Gaya Hidup

16 Juni 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777