https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bombardir Gaza, Israel Dilarang Musisi Finlandia Ikut Kontes Eurovision

Syafira | Jum'at, 12/01/2024 09:05 WIB



Bombardir Gaza, Israel Dilarang Musisi Finlandia Ikut Kontes Eurovision Bombardir Gaza, Israel Dilarang Musisi Finlandia Ikut Kontes Eurovision (FOTO: LIVE NATION)

JAKARTA - Tempat Israel di Kontes Lagu Eurovision tahun ini berada di bawah pengawasan menyusul petisi yang ditandatangani oleh lebih dari 1.400 profesional industri musik Finlandia yang mendesak pelarangan karena dugaan “kejahatan perang.”

Menggemakan keadaan pada tahun 2022 setelah Rusia menginvasi Ukraina, kelompok tersebut mengatakan bahwa lembaga penyiaran lokal YLE harus mengancam untuk menarik partisipasi Finlandia jika Uni Penyiaran Eropa (EBU), yang menjalankan Eurovision, tidak mengambil tindakan.

Penandatangannya termasuk seniman Finlandia Olavi Uusivirta, Paleface dan Axel Ehnström, yang mewakili Finlandia di Eurovision 2011 dengan nama Paradise Oskar.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Musisi Islandia mengajukan tuntutan serupa ke jaringan lokal Rúv bulan lalu.

Lukas Korpelainen, penggagas petisi tersebut, mengatakan kepada surat kabar lokal Hufvudstadsbladet bahwa “Israel melanggar hak asasi manusia” dan “menurut kami, tidak apa-apa jika negara ini menjadi bagian dari Kontes Lagu untuk memoles citranya.”

Baca juga :
Media Israel Sebut Pasukan Israel Bersiap Mencegat Armada Bantuan Gaza

EBU sebelumnya mendukung Israel, dengan menyatakan pada bulan Desember bahwa Eurovision adalah “untuk lembaga penyiaran – bukan untuk pemerintah” dan bahwa Israel telah ambil bagian selama 50 tahun.

Namun situasi ini nampaknya tidak akan hilang dan kepala komunikasi YLE mengatakan kepada surat kabar lokal bahwa jaringan tersebut mengikuti situasi ini dengan cermat, sambil berbicara dengan EBU dan lembaga penyiaran publik lainnya.

Baca juga :
3 Warga Palestina Tewas dalam Serangan terhadap Dapur Bantuan di Gaza

Tekanan ini serupa dengan yang terjadi pada tahun 2022, ketika negara-negara mendesak pelarangan terhadap Rusia, yang segera disetujui oleh EBU.

Ukraina memenangkan kontes tahun itu tetapi Eurovision tahun berikutnya harus diadakan di Inggris karena perang yang sedang berlangsung.

Namun, seorang perwakilan YLE sebelumnya berusaha menarik garis batas antara Perang Rusia-Ukraina dan Perang Israel- Hamas, dimana Ville Vilén baru-baru ini mengatakan, “Meskipun mengerikan, [Israel-Hamas] bukanlah perang agresi antar negara seperti Rusia dan Ukraina,” menurut BBC.

YLE belum menanggapi permintaan komentar Deadline hingga berita ini dimuat, begitu pula EBU, lembaga penyiaran Israel, Kan, atau Kementerian Kebudayaan Israel.

Perang Israel-Hamas telah berkecamuk selama lebih dari tiga bulan, dengan perkiraan jumlah korban tewas lebih dari 23.000 orang.

Dalam beberapa minggu terakhir, dan ketika pasukan Israel terus membombardir Gaza, gelombang komunitas internasional berbalik melawan Israel.

Eurovision tahun ini akan berlangsung di Malmo. Inggris akan diwakili oleh Ollie Alexander dari Years and Years, namun langkah tersebut terbukti kontroversial karena bintang It`s a Sin baru-baru ini menandatangani surat yang menggambarkan Israel sebagai negara “apartheid”.

Sebagai tanggapan, Kampanye Melawan Antisemitisme mengatakan Alexander harus dipecat dari perannya sebagai perwakilan Eurovision Inggris. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Seputar Musik Finlandia petisi Israel Gaza Eurovision

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777