https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

ALFI Dorong RI Jadi Pusat Perdagangan dan Investasi di Asean

Herwin Wijaya | Rabu, 18/10/2023 13:27 WIB



ALFI sebagai wadah para pengusaha di sektor transportasi, logistik, dan supply chain, terus mendorong dan mengusulkan enam point krusial guna mendorong investasi dan perdagangan agar mampu mendongkrak pertumbuhan perekonomian nasional saat ini dan dimasa mendatang. Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi. Foto: alfi/jurnas

JAKARTA, Jurnas.com - Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi menyampaikan pentingnya peningkatan daya saing nasional melalui fasilitasi perdagangan yang efisien, penyedia layanan logistik kelas dunia, dan SDM berkualitas tinggi, serta peningkatan rantai pasokan (Supply Chain).

“Hal itu diperlukan agar Indonesia bisa menjadi pusat perdagangan dan investasi di kawasan Asean dalam 10 tahun mendatang,” ujar Yukki di Jakarta, Rabu (18/10/2023).

ALFI sebagai wadah para pengusaha di sektor transportasi, logistik, dan supply chain, terus mendorong dan mengusulkan enam point krusial guna mendorong investasi dan perdagangan agar mampu mendongkrak pertumbuhan perekonomian nasional saat ini dan dimasa mendatang.

Baca juga :
Legislator PKS: Pidato Presiden Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi

Pertama, kata Yukki, para pelaku usaha di sektor logistik agar mampu meningkatkan manajemen rantai pasokan dan logistik serta mendorong hilirisasi pada industri dan pertanian (pangan) serta kesehatan untuk memenuhi standar internasional.

“Kedua, menghubungkan sistem perdagangan menuju e-commerce yang berkeadilan bagi pertumbuhan perekonomian nasional,” ujarnya.

Baca juga :
Kemendikdasmen Luncurkan Program SMK 3+1, Ini Bedanya dari SMK Reguler

Ketiga, lanjut Yukki, pembangunan prasarana dan sarana secara masif untuk mengembangkan infrastruktur transportasi dan logistik yang disesuaikan dengan strategi nasional guna mendorong Indonesia sebagai Negara tujuan investasi dan perdagangan.

Sedangkan keempat, mendorong dan segera dapat mengoptimalkan implementasi National Logistics Ecosystem (NLE) yang sekaligus juga mengembangkan prosedur layanan logistik dalam format elektronik (online system).

Baca juga :
Perkuat Ketahanan Pangan, DPR Dorong Percepatan Program Strategis Kementan

“Kelima, melakukan pengembangan faktor pendukung logistik termasuk pengembangan standar okupansi jasa logistik sehingga berstandar kelas dunia serta melakukan penelitian dan pengembangan inovasi  teknologi logistik,” kata Yukki.

Adapun yang keenam, mengevaluasi dan memantau perjanjian kerjasama Internasional dan mengembangkan database untuk mengevaluasi perkembangan logistik nasional dengan tujuan mendorong masuknya investasi dan perdagangan ke Indonesia.

“Konkretnya, kita mesti menghilangkan semua hambatan dan memberikan kepastian usaha dalam hal perdagangan dan investasi di Indonesia,” papar Yukki.

Yukki juga mengatakan, pentingya simplikasi dan harmonisasi kebijakan antara Pusat dan Daerah untuk mendorong daya saing logistik dan produk nasional.

“Karenanya, konektivitas logistik jangan sampai terputus untuk meningkatkan efisiensi logistik nasional agar pergerakan barang semakin efektif dan efisien dari wilayah penghasil kepada wilayah konsumsi,” kata Pelaksana Tugas Harian KADIN Indonesia ini.

“Sebab konektivitas melalui simpul logistik dan transportasi yang terintegrasi menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan membangun konektivitas dengan hinterland-nya,” imbuhnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

ALFI RI Investasi Perdagangan ASEAN

Terkini | Minggu, 28/06/2026 10:28 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777