https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Asal Usul Jakarta: Dari Sunda Kelapa, Jayakarta, hingga Jadi Ibu Kota

Agus Mughni | Sabtu, 27/06/2026 21:05 WIB



Asal Muasal Jakarta: Dari Sunda Kelapa, Jayakarta, Batavia hingga Jadi Ibu Kota Indonesia Foto bersama dengan latar Monas di Jakarta (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Jakarta hari ini dikenal sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan bisnis terbesar di Indonesia. Namun, di balik hiruk-pikuk gedung pencakar langit dan kemacetan yang mewarnai kesehariannya, kota ini menyimpan sejarah panjang yang membentang hampir lima abad.

Pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-499, tidak sedikit orang kembali bertanya: bagaimana sebenarnya asal muasal Jakarta? Dari mana nama Jakarta berasal, dan mengapa tanggal 22 Juni diperingati sebagai hari jadi ibu kota Jakarta? Berikut ini ulasannya dihimpun dari berbagai sumber.

Berawal dari Pelabuhan Sunda Kelapa

Dikutip dari laman Jakarta, sejarah Jakarta bermula dari sebuah pelabuhan penting bernama Sunda Kelapa yang terletak di muara Sungai Ciliwung. Pada masanya, pelabuhan ini menjadi salah satu pusat perdagangan terbesar di Nusantara.

Baca juga :
MRT Jakarta Terapkan Tarif Rp1, Catat Tanggalnya

Sunda Kelapa menjadi tempat bertemunya para pedagang dari berbagai belahan dunia, mulai dari Tiongkok, India, Timur Tengah, Jepang, hingga Eropa. Posisinya yang strategis menjadikan kawasan ini sebagai jalur utama perdagangan rempah-rempah di Asia.

Kemenangan Fatahillah dan Lahirnya Nama Jayakarta

Momentum penting dalam sejarah Jakarta terjadi pada 22 Juni 1527. Saat itu, pasukan gabungan Kesultanan Demak dan Cirebon yang dipimpin Fatahillah berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa.

Baca juga :
Peringatan HUT Jakarta Setiap 22 Juni, Ini Sejarahnya

Setelah kemenangan tersebut, nama Sunda Kelapa kemudian diubah menjadi Jayakarta. Dalam bahasa Sanskerta, Jayakarta berarti "kemenangan yang sempurna" atau "kota kemenangan".

Peristiwa inilah yang kemudian dijadikan sebagai tonggak kelahiran Jakarta dan diperingati setiap tanggal 22 Juni.

Baca juga :
30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Dari Jayakarta Menjadi Batavia

Perjalanan sejarah kota ini tidak berhenti di era Jayakarta. Pada 1619, Belanda melalui perusahaan dagang VOC merebut dan menghancurkan kota tersebut.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen, nama Jayakarta diubah menjadi Batavia. Nama itu kemudian digunakan selama lebih dari tiga abad sebagai simbol kekuasaan kolonial Belanda di Nusantara.

Batavia berkembang menjadi pusat administrasi, perdagangan, dan pemerintahan Hindia Belanda hingga awal abad ke-20.

Era Jepang dan Munculnya Nama Jakarta

Nama Batavia bertahan hingga masa pendudukan Jepang pada 1942. Saat Jepang menguasai Indonesia, kota ini diberi nama Jakarta Tokubetsu Shi atau Kota Istimewa Jakarta.

Setelah Indonesia merdeka, nama Jakarta tetap dipertahankan dan akhirnya menjadi identitas resmi ibu kota negara hingga sekarang.

Mengapa HUT Jakarta Diperingati Setiap 22 Juni?

Menariknya, penetapan 22 Juni sebagai Hari Ulang Tahun Jakarta baru dilakukan pada era 1950-an. Saat menjabat sebagai Wali Kota Jakarta, Raden Soediro berinisiatif menetapkan hari lahir kota yang mencerminkan identitas nasional, bukan sejarah kolonial.

Bersama sejumlah tokoh dan sejarawan, dilakukan penelusuran sejarah secara akademik untuk menentukan momen paling tepat sebagai hari lahir Jakarta.

Hasil kajian tersebut menyepakati bahwa kemenangan Fatahillah atas Portugis pada 22 Juni 1527 merupakan peristiwa paling representatif untuk menandai lahirnya Jakarta.

Keputusan tersebut kemudian disahkan melalui sidang Dewan Perwakilan Kota Sementara pada 22 Juni 1956 dan mulai diperingati secara resmi sejak 1957.

Masih Menjadi Perdebatan Sejarah

Meski telah diterima luas, sebagian sejarawan masih memperdebatkan validitas historis tanggal 22 Juni 1527.

Sejarawan Adolf Heuken SJ, misalnya, pernah menyebut bahwa istilah "Jayakarta" belum ditemukan dalam dokumen VOC hingga puluhan tahun setelah peristiwa tersebut. Sementara sejumlah budayawan juga menilai tidak terdapat dokumen resmi yang benar-benar dapat dianggap sebagai "akta kelahiran" Jakarta.

Namun terlepas dari perdebatan akademis tersebut, tanggal 22 Juni tetap memiliki makna simbolis yang kuat bagi masyarakat Jakarta.

Bagi banyak orang, hari jadi Jakarta bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan simbol perjuangan, keberagaman, dan perjalanan panjang sebuah kota yang terus tumbuh menjadi salah satu megapolitan terbesar di dunia. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

HUT DKI Jakarta Sejarah Jakarta Ulang Tahun Jakarta

Terkini | Sabtu, 27/06/2026 22:54 WIB

News

Rudianto Lallo: Kenaikan Kepercayaan Publik Modal Polri Perkuat Reformasi

Humanika

Asal Usul Jakarta: Dari Sunda Kelapa, Jayakarta, hingga Jadi Ibu Kota

News

Rosan Ajak Perguruan Tinggi Implementasikan Riset ke Industri Hilirisasi

Gaya Hidup

Ini 9 Hal Paling Identik dengan Jakarta, Nomor 6 Sulit Dipisahkan

Gaya Hidup

Studi Ungkap Badai Matahari Bisa Ubah Cuaca Bumi dalam Hitungan Jam

Gaya Hidup

Jejak Purba di Indonesia Ungkap Kemungkinan Baru Asal-usul Homo Sapiens

News

Kemenhut Gagalkan Upaya Penyelundupan Satwa Liar ke Oman

News

Menteri PPPA Kecam Penyiksaan Balita, Desak Penegakan Hukum-Pemulihan Korba

News

Mentrans Sebut Transmigrasi Patriot Diikuti Pendaftar dari Kampus Dunia

News

Menteri ESDM Beberkan Strategi Ketahanan Energi di Hadapan Akademisi

News

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Seha

News

Menteri ESDM Jamin Cadangan BBM Aman, Harga Subsidi Tidak Naik

Warta MPR

Eddy Soeparno: Presiden Tegaskan Komitmen Transisi Energi dan Aksi Iklim

News

MUI Dorong Indonesia Jadi Jembatan Perdamaian Dunia di Era Multipolar

News

MUI Gelar FGD Pra-Kongres, Bahas Penguatan Umat dan Kedaulatan Bangsa

News

Tiga Negara Teken Kerangka Kerja Kesepakatan Akhiri Konflik Lebanon

Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Panama

News

Adopsi Konvensi ILO, Menaker Siapkan Regulasi Pekerja Platform Digital

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777