https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kementan Masifkan Genta Organik Bagi Petani di Kalimantan

Rizki Ramadhan | Rabu, 26/04/2023 08:21 WIB



Kementan masifkan Genta Organik bagi petani di Kalimantan Kementerian Pertanian (Kementan) masifkan Genta Organik bagi petani di Kalimantan. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis, produksi Pupuk Organik Cair dan BIOCHAR bagi Penyululuh Pertanian PNS dan Penyuluh Pertanian Swadaya yang diikuti 21 peserta di BPP Mataraman, Kabupaten Banjar.

JAKARTA, Jurnas.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) dalam arahannya menjelaskan, salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat produktivitas hasil pertanian di Indonesia adalah ketersediaan dan kecukupan pupuk anorganik.

"Sampai saat ini, untuk memenuhi ketersediaan dan kecukupan pupuk organik sangat sulit dan mahal karena beberapa bahan bakunya masih tergantung impor dari negara lain," kata Syahrul.

Seperti diketahui, tempat bahan baku maupun produksi pupuk adalah Rusia dan Ukraina yang sedang berperang. Sebab itu, Kementan mendorong para petani menggunakan pupuk organik dan hayati secara mandiri dan masif.

Baca juga :
Legislator PKB Sarankan Prabowo Tempuh Jalur BoP untuk Bebaskan Jurnalis RI

"Gerakan ini tidak berarti meninggalkan penggunaan pupuk anorganik sepenuhnya, melainkan boleh menggunakan pupuk kimia dengan ketentuan tidak berlebihan atau menggunakan konsep pemupukan berimbang," tutur Syahrul

Dia berharap melalui Genta Organik, kebutuhan pangan tetap terjaga dan berkontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, penghasil devisa negara, sumber pendapatan utama rumah tangga petani, dan penyedia lapangan kerja.

Baca juga :
KPK Limpahkan Dua Perkara Korupsi Sudewo ke Penuntutan

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan, pihaknya akan membangun 1.020 titik demplot pembuatan pupuk organik, pupuk hayati, pembenah tanah, dan pestisida alami.

"Ini akan menjadi tempat pembelajaran petani dalam mengembangkan sistem produksi pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami, sehingga dapat mengimplementasikan dan menerapkannya secara mandiri di lahan usaha taninya," tutur dia pada pers conference menjelang pelaksanaan Pelatihan Sejuta Petani Penyuluh Vol 5 tahun 2023, Selasa (25/4).

Baca juga :
Jelang Tahun Ajaran Baru, Mensos Minta Tata Kelola Sekolah Rakyat Diperkuat

Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang Bambang Haryanto mendorong Gerakan Petani Pro Organik, diwujudkan kegiatan bimbingan teknis, pelatihan,workshop dan konsultasi/pendampingan dilapangan pada wilayah kerja BBPP Binuang.

Salah satunya telah diadakan Bimbingan Teknis, produksi Pupuk Organik Cair dan BIOCHAR bagi Penyululuh Pertanian PNS dan Penyuluh Pertanian Swadaya diikuti 21 peserta di BPP Mataraman, Kabupaten Banjar, pada tanggal 11 April 2023, yang di bimbing Widyaiswara BBPP Binuang, Budiono.

Keperluan ini disambut Koordinator Program dan Evaluasi BBPP Binuang, Joko Tri Harjanto dengan menyiapkan program dan kegiatan Kerjasama dengan Gakpotan/Poktan, BPP dan Bumdes serta Dinas kabupaten/Provinsi.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kementan Mentan SYL Genta Organik petani Kalimantan BPPSDMP Dedi Nursyamsi

Terpopuler

Rabu, 01/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kroasia

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777