https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Wakil Ketua MPR: Pemahaman Keagamaan Bagian dari Wawasan Kebangsaan

Eko Budhiarto | Minggu, 05/03/2023 20:56 WIB



Hingga saat ini sekitar 72 persen umat Islam masih belum bisa membaca Alqur’an. Wakil Ketua MPR RI Yusandri Susanto saat mengukuhkan pengurus Lembaga Pembinaan Literasi Quran (LPLQ) di Jakarta, Minggu (5/3/2023). Foto: dok.jurnas

JAKARTA, Jurnas.com – Pemahaman agama dinilai sebagai bagian dari wawasan kebangsaan. Untuk itu negara harus hadir dalam upaya meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, yang salah satunya dengan memberantas  buta huruf Alqur’an.

Demikian disampaikan Wakil Ketua MPR RI H. Yandri Susanto, saat memberi sambutan dalam pelantikan dan pengukuhan pengurus Lembaga Pembinaan Literasi Qur’an (LPLQ) di gedung MPR/DPR Jakarta, Minggu (5/3/2023).

“Bila tidak bisa membaca Alqur’an, bagaimana bisa memahami agama. Bila tidak faham agama, bagaimana bisa memahami wawasan kebangsaan. Sebab agama adalah termasuk dalam sila pertama Pancasila,” kata Yusandri.

Baca juga :
AS Dilaporkan Bakal Kurangi Kontribusi Militer kepada NATO

Yusandri mengatakan, hingga saat ini sekitar 72 persen umat Islam masih belum bisa membaca Alqur’an. Angka buta huruf 72 persen bukan angka yang sedikit, sangat tinggi. Artinya lebih dari separuh atau lebih dari 2/3 umat Islam di Indonesia belum bisa bisa baca Alquran.

“Ini mengerikan sebenarnya, mengaku Islam tapi tidak tahu Alif, tidak tahu Ba, tidak tahu Ta, itu kan bahaya. Maka ini sungguh lahan yang sangat subur buat para mujahid dan mujahidah untuk berjuang di jalan Allah subhanahu wa ta`ala,” katanya.

Baca juga :
Catat Ya! Ini Tips Mengolah Daging Kurban

Menurutnya, tugas memberantas buta huruf Alqur’an adalah tugas bersama, tugas semua pihak, termasuk negara. Bila hanya dibebankan kepada para guru ngaji, upaya upaya pemberantasan buta huruf Alqur’an tidak akan optimal.

“Makanya negara harus ikut turun tangan membantu para guru ngaji, terutama dari sisi pendanaannya. Sebab guru ngaji itu rata-rata tidak digaji,” katanya.

Baca juga :
Memanas, Hizbullah Klaim Gempur Posisi Militer Israel di Lebanon Selatan

Yusandri bersyukur saat ini LPLQ sudah mendapat dukungan dari Kementerian Agama, Baznas, dan beberapa pihak lainnya.

Di tempat yang sama, Menteri Perdagangan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan mengaku bahagia dan mendukung gerakan literasi Qur’an oleh LPLQ ini.

“Saya dukung, tidak hanya dukung dan datang, saya juga mendukung kalau diperlukan alat sarana prasarana,” tegasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

YUsandri MPR LPLQ

Terpopuler

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

Selasa, 23/06/2026 05:05 WIB
Humanika

Menikahi Janda Anak Satu, Apakah Wajib Menafkahi Anaknya?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777