https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pertambangan Emas Skala Kecil Dilarang Gunakan Merkuri

Redaksi | Rabu, 07/12/2022 22:30 WIB



Pertambangan emas skala kecil dilarang gunakan merkuri Perekayasa Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi (BRIN), Dadan Nurjaman. (Foto istimewa/Jurnas)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Badan Riset dan Inovasi (BRIN) melarang pertambangan emas skala kecil (PESK) menggunakan zat merkuri. KLHK dan BRIN mendorong penggunaan zat sianida sebagai pengganti zat merkuri dalam pertambangan emas.

Perekayasa Ahli Utama BRIN, Dadan Nurjaman, mengatakan saat ini hampir 80 persen industri besar di dunia menggunakan zat sianida karena dianggap sebagai zat yang paling efektif untuk mengolah emas.

"Sianida memang bahan beracun berbahaya, tapi sianida itu beda dengan merkuri, kalau merkuri limbahnya tidak bisa di destruksi, semakin kita ekspos ke lingkungan semakin berbahaya," kata Dadan di Kempinski Hotel, Jakarta, Rabu (7/12/2022).

Baca juga :
Hari Selasa, Harga Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram

Dia menjelaskan, zat sianida lebih mudah terdestruksi, sehingga ketika diekspos ke lingkungan tidak akan berbahaya. "Kalau sianida bisa didestruksi dengan cepat jadi dalam waktu 4 jam bisa memenuhi baku mutu," ungkap Dadan.

Sementara itu, Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, KLHK Rosa Vivien Ratnawati menyampaikan, guna mempercepat penggunaan zat sianida bagi PESK, pemerintah telah menjalankan proyek Global Opportunities for Long-Term Development - Integrated Sound Management of Mercury (GOLD-ISMIA).

Baca juga :
Partai Gelora Kecam Keras Israel dan Tuntut Pembebasan Segera WNI yang Dicu

Setelah berjalan selama 4,5 tahun, proyek tersebut telah berhasil menurunkan penggunaan merkuri sebanyak 23 ton dan menghasilkan 3,3 ton emas bebas merkuri. "Capaian tersebut dilakukan melalui upaya peningkatan kapasitas pemerintah dan penambang PESK kepada 2,935 orang," tutur Dadan.

Baca juga :
Penembakkan Islamic Center San Diego, Lima Orang Tewas
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

KLHK BRIN PESK mercuri zianida

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777