https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bulog Hanya Serap 166.000 Ton dari 600.000 Ton yang Dijanjikan Kementan, Kenapa?

Supianto | Rabu, 07/12/2022 20:41 WIB



Bulog Hanya Serap 166.000 Ton dari 600.000 Ton yang Dijanjikan Kementan, Kenapa? Budi Waseso (Buwas), Direktur Utama Bulog

JAKARTA, Jurnas.com - Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Bulog, Budi Waseso mengatakan, pihaknya baru menyerap 166.000 ton dari data yang disedikan Kementerian Pertanian (Kementan) terkait kesiapan penyerapan beras sekitar 600.000 ton.

Demikian disampaikan Buwas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR Bersama Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, Kepala Badan Statistik (BPS), Margo Yuwono, dan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, Jakarta, Rabu (7/12).

"Sampai 5 Desember 2022, Bulog hanya bisa menyerap 166 ribu ton. Ini yang bisa kita lakukan dalam penyerapan," kata Buwas, sapaan akrab Budi Waseso.

Baca juga :
Jelang Ramadhan, Bulog Siap Jaga Stabilitas Harga Pangan

Dia mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan langsung penggilingan sesuai data yang diberikan Kementan. Dalam pengecekan itu, pihanya melibatkan Satgas Pangan, TNI, Dinas Pertanian, masyarakat, bahkan kelompok tani.

"Saya juga tidak mau main-main dengan masalah beras ini. Saya tidak menyalahkan siapa-siapa, tapi ini pertanggungjawaban saya sebagai Dirut Bulog mendapatkan amanah perintah dari Rakortas, dimana saya harus akhir tahun ini menimal punya 1 juta ton," kata Buwas.

Baca juga :
Kemenhaj Gandeng Bulog dan Kementan Ekspor Beras untuk Konsumsi Jemaah Haji

Sebelumnya, Kementan menegaskan stok beras di beberapa wilayah masih sanggup memenuhi kebutuhan beras untuk gudang Bulog.

Koordinator Data Evaluasi dan Pelaporan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan (Ditjen TP) Batara Siagian menyebut Dirjen Tanaman Pangan Kementan telah melayangkan surat resmi ke Direktur utama Bulog Budi Waseso berisi data beras berikut lokasinya secara terperinci.

Baca juga :
Bulog Harus Punya Sistem Ketahanan Pangan untuk Wilayah Bencana

Dalam surat itu, disebutkan data kesiapan penggilingan di 24 provinsi memasok beras ke Bulog sebesar 610.632 ton berlaku hingga akhir Desember 2022.

"Hal ini tentu sebagai komitmen kami meyakinkan data BPS tidak ada keraguan sesungguhnya, karena faktanya di lapangan beras ada. Namun, tentu dengan variasi harga bergantung lokasi," jelas Batara melalui keterangan resmi, Rabu (30/11) lalu.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perum Bulog Budi Waseso Impor Beras

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777