https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kementan Kawal Ketat Implementasi National Logistic Ecosystem

Supianto | Jum'at, 02/12/2022 16:40 WIB



Kementan Kawal Ketat Implementasi National Logistic Ecosystem. epala Barantan, Bambang melakukan kunjungan lapangan ke Pelabuhan Tanjung Emas dan Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis dan Jumat (1-2/12).

JAKARTA, Jurnas.com - Badan Karantina Pertanian (Barantan), Kementerian Pertanian (Kementan) ditugaskan untuk mengawal ketat implementasi National Logistic Ecosystem (NLE).

Untuk menindaklanjuti perintah tersebut Kepala Barantan, Bambang melakukan kunjungan lapangan ke Pelabuhan Tanjung Emas dan Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis dan Jumat (1-2/12).

"Saya berada di sini karena perintah Bapak Mentan untuk melakukan evaluasi kinerja dan progres Stranas PK di Pelabuhan Tanjung Emas dan Tanjung Perak," ujar Bambang saat meninjau terminal peti kemas Pelabuhan Tanjung Emas.

Baca juga :
Bambang Patijaya Sabet Penghargaan Pimpinan Fokus Transisi Energi

Stranas PK merupakan upaya pemerintah dalam melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 5 tahun 2020 tentang penataan National Logistic Ecosystem (NLE) agar pelayanan di pelabuhan dapat semakin efektif, efisien dan transparan.

"Saya memberikan apresiasi atas capaian pelabuhan Tanjung Emas yang saat ini telah ditetapkan KPK sebagai pelabuhan berstatus hijau dalam penerapan NLE," ujar Bambang.

Baca juga :
Komisi XII: Kehadiran Tambang Beri Manfaat Bagi Masyarakat

Ia menjelaskan, salah satu penerapan Single Submision Join Inspection Quarantine Custom (SSm JIQC) memberikan dampak positif pada efektifitas layanan karantina. "Dulu layanan karantina bisa sampai beberapa hari kemudian meningkat menjadi 8 jam dan sekarang hanya tinggal 2 jam saja," papar Bambang.

Saya kira, hal ini tidak akan bisa tercapai jika tidak ada kolaborasi kerjasama yang baik antara semua instansi yang berada di Pelabuhan, baik itu KSOP, Pelindo, TPK, Beacukai dan Karantina.

Baca juga :
Buka LCC Empat Pilar MPR, Waka MPR: Pentingnya Jaga Ingatan Kolektif Bangsa

Selanjutnya, Bambang melakukan kunjungan lapangan ke Pelabuhan Tanjung Perak untuk memonitor progres yang telah dilakukan Karantina Pertanian Surabaya dalam memenuhi catatan hasil evaluasi implementasi Stranas PK melalui NLE di pelabuhan Tanjung Perak pekan lalu.

Kepala Karantina Surabaya, Cicik Sri Sukarsih melaporkan, pihaknya bersama entitas pelabuhan Tanjung Perak (Bea cukai, BKIPM, Pelindo dan OP) telah melakukan perbaikan SOP SSm JIQC dalam rangka menyelaraskan arus barang wajib periksa karantina di lini I yang berdampak pada penurunan biaya dan efisiensi waktu layanan.

Bercermin dari prestasi yang telah diraih Karantina Pertanian Semarang, Kabarantan yakin Karantina Surabaya bersama entitas pelabuhan Tanjung Perak pun dapat segera mendapat status hijau dalam penerapan Stranas PK.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

National Logistic Ecosystem Karantina Pertanian Bambang

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777