https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tips

Pengertian Tune-up Dulu dan Sekarang

Redaksi | Minggu, 15/01/2017 13:31 WIB



Bagi pemilik kendaraan istilah tune-up tentunya sudah tidak asing lagi. Kendaraan sekarang dinilai banyak kalangan lebih handal dari versi yang dulu, sehingga pantaslah jika kendaraan modern nyaris bebas perawatan. Perbaikan Mobil / ameshistory

Jakarta – Bagi pemilik kendaraan istilah tune-up tentunya sudah tidak asing lagi. Kendaraan sekarang dinilai banyak kalangan lebih handal dari versi yang dulu, sehingga pantaslah jika kendaraan modern nyaris bebas perawatan.

Dulu sebelum elektronik datang istilah tune-up sering diaplikasikan dengan pemeliharaan yang meliputi menyetel dan membersihkan karburator, mengganti busi, memeriksa atau mengganti filter udara dan oli. Biasanya hal ini dilakukan pada pemeliharaan secara berkala setiap 12.000 - 20.000 mil.

Di zaman sekarang kebanyakan mobil yang beredar sudah menggunakan fuel-injection dan electronic ignition, bahkan penanganannya pun sudah banyak dilakukan dengan sistim komputerisasi.

Baca juga :
Catat Ya! 7 Tips Mudah Merawat Mobil Sendiri di Rumah

Saat ini, komponen seperti karbulator dan kabel busi nyaris tidak lagi diaplikasikan pada mobil modern, termasuk prosedur yang disebutkan tadi di atas sudah jarang dikerjakan oleh mekanik. Mungkin suatu hari nanti busi juga sudah hilang.

Menurut berbagai sumber, umumnya umur kendaraan dan jarak tempuh sangat berperan dalam penggantian komponen vital, seperti rem, sistem kemudi, aki, spooring-balancing, suspensi, dan sistem penggerak roda.

Baca juga :
Energi Bersih, PGN Hadirkan Layanan Mobil Bengkel Keliling BBG di Tiga Kota

Dengan pemeriksaan rutin dan menyeluruh pada seluruh sistem dan komponen mobil, maka usia pakai komponen dapat mendekati akhir siklus. Jika sampai komponen utama itu rusak sebelum waktunya, tentu dana penggantian part tersebut dapat menguras kantong, belum lagi bakal mengganggu kenyamanan saat berkendara.

Tambunan, salah seorang mekanik di salah satu bengkel di wilayah Jatibening, Pondok Gede, Bekasi mengungkapkan, pada dasarnya jika kendaraan sudah tidak enak lagi dikendarai, segeralah bawa ke bengkel untuk dilakukan pengecekan tune-up minimal mengganti oli mesin. Pengantian oli mesin juga harus dilakukan berdasarkan jam kerja mesin, bukan jarak tempuh atau kilometer.

Baca juga :
Mitsubishi Fuso Dukung Operasional Bisnis Lewat Bengkel Siaga 24 Jam

“Para pemilik kendaraan sebaiknya melakukan perawatan mesin dan penggantian oli mesin secara rutin,” ujar pria berusia 43 tahun ini di Bekasi.

Ia menambahkan, pengguna kendaraan jangan terpaku pada penggantian oli mesin saja, coba sekali-kali minta mekanik untuk juga memeriksa seluruh komponen yang ada dalam daftar harus diperiksa sesuai yang direkomendasikan pabrik. [yog]

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tune-up Perawatan Mesin Servis Bengkel

Terpopuler

Rabu, 01/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kroasia

Selasa, 30/06/2026 02:02 WIB
Gaya Hidup

Ini Alasan Mengapa TIM Jadi Oase Kreatif yang Wajib Dikunjungi

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777