https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Lho Metode Kontrasepsi Paling Minim Efek Samping

Mutiul Alim | Rabu, 27/07/2022 22:08 WIB



Ini Lho Metode Kontrasepsi Paling Minim Efek Samping Pil KB (Foto: Kontrasepsi)

Jakarta, Jurnas.com - Penggunaan alat kontrasepsi sering kali dikeluhkan oleh para perempuan, karena memiliki sejumlah efek samping, antara lain kegemukan, gangguan siklus menstruasi, hingga timbulnya jerawat.

Namun, Direktur Direktur Bina Pelayanan Keluarga Berencana Wilayah Khusus BKKBN, Fajar Firdawati mengungkapkan ada metode kontrasepsi jangka panjang yang nyaris tidak memiliki efek samping, yakni penggunaan alat kontrasepsi nonhormonal.

"Yang nonhormonal itu seperti IUD dan implan, dari segi efek samping hormonal tidak ada. Tapi IUD ini ada rasa nyeri dan ngilu, tapi itu proses di awal dan harus tetap dikontrol ke fasilitas kesehatan," kata Firda saat ditemui di sela-sela kegiatan `Media Workshop Pre-Launching Komitmen Family Planning (FP) 2030` di Jakarta pada Rabu (27/7).

Baca juga :
Lima Efek Minum Kopi Pahit Setiap Hari

Untuk alat kontrasepsi hormonal, lanjut Firda, pada dasarnya tergantung pada penerimaan masing-masing perempuan. Tidak setiap perempuan yang menggunakan pil KB maupun suntik KB akan mengalami efek samping obesitas.

"Tidak semua ada efek sampingnya, sekali lagi tergantung penerimaan. Kalau memang efek sampingnya mengganggu, bisa diganti cara ke jenis lain yang bisa diterima," imbuh Firda.

Baca juga :
Enam Efek Samping Penggunaan Antasida Berlebihan

Secara kategori, kontrasepsi dibagi menjadi dua jenis, yakni kontrasepsi modern dan kontrasepsi tradisional. Kontrasepsi modern ialah metode kontrasepsi dengan menggunakan alat kontrasepsi baik hormonal maupun nonhormonal.

Sedangkan kontrasepsi tradisional, ialah metode kontrasepsi dengan cara manual, antara lain memanfaatkan jadwal menstruasi, yakni berhubungan ketika masuk masa tidak subur, atau melakukan ejakulasi di luar vagina.

Baca juga :
Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Makan Apel Setiap Hari

Menurut penelitian BKKBN, lanjut Firda, masyarakat dengan jenjang pendidikan lebih tinggi ternyata sebagian besar memilih kontrasepsi tradisional ketimbang modern, karena mempertimbangkan adanya efek samping.

"Karena mereka edukatif, jadi tahu kapan melakukannya, sebab itu butuh pengetahuan. Beda dengan pendidikan lebih rendah, ketika memakai cara tradisional malah gagal, karena tidak tahu menggunakannya seperti apa," tutup Firda.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kontrasepsi Keluarga Berencana Efek Samping BKKBN

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777