https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Apresiasi Pemberian Izin Pembangunan Gereja, Bamsoet: Kemerdekaan Beragama Dasar Kerukunan Beragama

Aliyudin Sofyan | Rabu, 08/09/2021 14:47 WIB



Bamsoet juga mengajak berbagai pemeluk agama merawat kemajemukan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Ketua MPR, Bambang Soesatyo menerima Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Rabu (8/9/21). (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet)  mengapresiasi langkah Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto yang memberikan izin rekomendasi rencana renovasi/pembangunan Gereja Damai Kristus di Kampung Duri, Tambora, Jakarta Selatan.

Sesuai amanat konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI Tahun 1945), dalam pasal 29 ayat 2 dengan tegas memerintahkan negara untuk menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.

"Terlebih Pengurus Gereja dan Dana Papa (PGDP) Damai Kristus Dewan Paroki Kampung Duri juga telah memenuhi berbagai persyaratan dan ketentuan untuk melakukan renovasi/pembangunan gereja. Sehingga tidak ada prosedur yang dilangkahi. Walikota Jakarta Barat juga telah menjalankan tugasnya dengan baik melalui pemberian izin rekomendasi," ujar Bamsoet usai menerima Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Rabu (8/9/21).

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Bamsoet juga mengajak berbagai pemeluk agama merawat kemajemukan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Karenanya, setiap warga negara harus senantiasa menjunjung tinggi sikap toleransi antar umat beragama dan saling menghormati antar hak dan kewajiban, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Kemerdekaan beragama pada hakikatnya adalah dasar terciptanya kerukunan antar umat beragama. Bila masih ada pemikiran dan tindakan yang selalu mempermasalahkan perbedaan, pemikiran dan tindakan itu sudah sangat ketinggalan jaman. Bukan saatnya lagi bangsa Indonesia mempertentangkan perbedaan, Indonesia yang sesungguhnya adalah Indonesia yang menjaga perbedaan dan keberagaman, Indonesia yang memelihara kekayaan yang Tuhan anugerahkan," tandas Bamsoet.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Bamsoet menerangkan, sebagai bangsa yang besar dan majemuk, bangsa Indonesia telah lama dikenal oleh dunia internasional sebagai bangsa yang ramah, bangsa yang penuh dengan toleransi, dan sangat mencintai perdamaian.

Karenanya sudah bukan saatnya lagi menghabiskan energi, sumber daya, dan pikiran hanya untuk sesuatu yang seharusnya sudah selesai dengan mengedepankan nilai-nilai solidaritas, toleransi, dan kebersamaan. 

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi

"Sudah bukan saatnya lagi kita dihadapkan pada persoalan-persoalan yang ditimbulkan oleh kedangkalan pemikiran yang justru mengaburkan persoalan bangsa yang lebih nyata. Seperti persoalan kemiskinan, penegakan hukum, pengangguran, pendidikan rakyat yang minim, serta tantangan-tantangan kebangsaan lainnya," pungkas Bamsoet.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Bambang Soesatyo Gereja Jakarta Barat Beragama

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777