Jakarta, Jurnas.com - Hubungan dengan mertua menjadi salah satu hal yang perlu dijaga dalam kehidupan rumah tangga.
Perbedaan pandangan, kesalahpahaman, atau persoalan keluarga terkadang menimbulkan ketegangan.
Dalam kondisi tersebut, umat Islam dapat memohon pertolongan Allah SWT agar diberikan kelembutan hati, kesabaran, dan jalan keluar yang baik.
Islam mengajarkan sejumlah doa untuk memohon kemudahan dalam menghadapi persoalan serta kebaikan dalam hubungan antarmanusia.
Meski tidak ada doa khusus yang secara pasti menjamin hati mertua berubah, doa-doa berikut dapat diamalkan sebagai ikhtiar untuk memperbaiki hubungan keluarga.
Bacaan Doa
Salah satu doa yang dapat diamalkan terdapat dalam Surah Taha ayat 25–28. Doa ini merupakan permohonan Nabi Musa AS kepada Allah SWT agar dilapangkan dadanya dan dimudahkan dalam berbicara.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Rabbisyrah lii shadrii, wa yassir lii amrii, wahlul ‘uqdatan min lisaanii, yafqahuu qaulii.
Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.” (QS. Taha: 25–28)
Doa ini dapat dibaca ketika hendak berbicara dengan mertua, terutama saat ingin menyelesaikan kesalahpahaman atau membicarakan persoalan sensitif.
Maknanya mengajarkan agar seseorang memohon ketenangan dan kemudahan dalam menyampaikan maksud dengan baik.
Umat Islam juga dapat membaca doa dalam Surah Al-Furqan ayat 74. Doa ini memohon agar pasangan dan keturunan menjadi penyejuk hati serta keluarga tumbuh dalam ketakwaan.
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a‘yunin waj‘alnaa lil-muttaqiina imaamaa.
Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati kami, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74).
Walaupun tidak secara khusus membahas hubungan dengan mertua, doa ini dapat diamalkan untuk memohon kebaikan bagi keluarga. Hubungan keluarga yang harmonis membutuhkan sikap saling menghormati, komunikasi yang sehat, serta kesediaan untuk memperbaiki kesalahan.
Penting untuk diingat bahwa doa bukan cara untuk mengendalikan kehendak orang lain. Doa merupakan bentuk permohonan agar Allah memberikan petunjuk, memperbaiki keadaan, dan membantu setiap pihak bersikap lebih baik.
Memohon agar hati mertua dilembutkan perlu disertai usaha memperbaiki hubungan. Menjaga tutur kata, menghormati perbedaan, mendengarkan pendapat, dan menghindari pertengkaran yang tidak perlu dapat menjadi langkah awal.





