Jakarta, Jurnas.com - Perjalanan hidup manusia tidak pernah lepas dari fase naik dan turun. Ada kalanya seseorang merasa begitu bersemangat, namun tidak jarang pula datang masa-masa sulit yang memicu rasa putus asa, lelah, dan kehilangan arah.
Dalam ajaran Islam, Al-Qur`an tidak hanya berfungsi sebagai kitab hukum dan panduan ibadah, tetapi juga sebagai penyembuh (syifa) dan petunjuk jalan (huda).
Di dalamnya terdapat banyak ayat yang memuat pesan-pesan motivasi luar biasa untuk membangkitkan kembali mental manusia yang sedang terpuruk.
Bagi kamu yang sedang membutuhkan kekuatan spiritual, berikut ini tujuh ayat Al-Qur`an tentang motivasi hidup, lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan terjemahannya:
1. Janji Kemudahan di Balik Kesulitan (Surah Al-Insyirah Ayat 5-6)
ÙÙŽØ¥Ùنَّ مَعَ Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙØ³Ù’Ø±Ù ÙŠÙØ³Ù’رًا. Ø¥Ùنَّ مَعَ Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙØ³Ù’Ø±Ù ÙŠÙØ³Ù’رًا
Fa inna ma`al-`usri yusraa. Inna ma`al-`usri yusraa.
Artinya: "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan."
2. Ujian Tidak Akan Melebihi Kapasitas Diri (Surah Al-Baqarah Ayat 286)
لَا ÙŠÙكَلّÙÙ٠اللَّه٠نَÙْسًا Ø¥Ùلَّا ÙˆÙØ³Ù’عَهَا
Latin: Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus`ahaa.
Artinya: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya."
3. Pentingnya Ikhtiar Mengubah Nasib (Surah Ar-Ra`d Ayat 11)
Ø¥Ùنَّ اللَّهَ لَا ÙŠÙØºÙŽÙŠÙ‘ÙØ±Ù مَا بÙقَوْم٠ØÙŽØªÙ‘َىٰ ÙŠÙØºÙŽÙŠÙ‘ÙØ±Ùوا مَا Ø¨ÙØ£ÙŽÙ†Ù’ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ
Latin: Innallaaha laa yughayyiru maa biqawmin hattaa yughayyiruu maa bi anfusihim.
Artinya: "Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri."
4. Larangan Bersikap Lemah dan Bersedih (Surah Ali Imran Ayat 139)
وَلَا تَهÙÙ†Ùوا وَلَا تَØÙ’زَنÙوا وَأَنْتÙم٠الْأَعْلَوْنَ Ø¥Ùنْ ÙƒÙنْتÙمْ Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ
Latin: Wa laa tahinuu wa laa tahzanuu wa antumul-a`launa in kuntum mu`miniin.
Artinya: "Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman."
5. Sabar sebagai Kunci Pertolongan (Surah Al-Anfal Ayat 46)
ÙˆÙŽØ§ØµÙ’Ø¨ÙØ±Ùوا Ûš Ø¥Ùنَّ اللَّهَ مَعَ Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ø¨ÙØ±Ùينَ
Latin: Wasbiruu, innallaaha ma`as-saabiriin.
Artinya: "Dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."
6. Rezeki dari Arah yang Tak Disangka (Surah At-Talaq Ayat 2-3)
وَمَنْ يَتَّق٠اللَّهَ يَجْعَلْ لَه٠مَخْرَجًا. وَيَرْزÙقْه٠مÙنْ ØÙŽÙŠÙ’ث٠لَا ÙŠÙŽØÙ’ØªÙŽØ³ÙØ¨Ù
Latin: Wa may yattaqillaaha yaj`al lahu makhrajaa. Wa yarzuq-hu min haisu laa yahtasib.
Artinya: "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya."
7. Rencana Allah Selalu Lebih Baik (Surah Al-Baqarah Ayat 216)
وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهÙوا شَيْئًا ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ خَيْرٌ Ù„ÙŽÙƒÙمْ Û– وَعَسَىٰ أَنْ ØªÙØÙØ¨Ù‘Ùوا شَيْئًا ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ شَرٌّ Ù„ÙŽÙƒÙمْ Û— وَاللَّه٠يَعْلَم٠وَأَنْتÙمْ لَا تَعْلَمÙونَ
Latin: Wa `asaa an takrahuu syai`an wa huwa khairul lakum, wa `asaa an tuhibbuu syai`an wa huwa syarrul lakum, wallaahu ya`lamu wa antum laa ta`lamuun.
Artinya: "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."






