Ekonomi

IHSG Anjlok 139 Poin Saat 539 Saham Melemah

Bagikan:FacebookX
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dengan level pembukaan 5.305,198 dan sempat menyentuh level tertinggi 5.320,895
Ilustrasi IHSG (Kabar Bursa)

Jakarta, Jurnas.com - Istirahat perdagangan pada Kamis (29/10/2026), Indeks harga saham gabungan (IHSG) langsung anjlok cukup dalam.

Akhir Sesi I, IHSG anjlok 139,48 Poin atau 2,64 persen ke level 5.142,823.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dengan level pembukaan 5.305,198 dan sempat menyentuh level tertinggi 5.320,895. Indeks kemudian merosot hingga level terendah 5.135,523.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume transaksi mencapai 14,351 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 5,85 triliun dan frekuensi 803.471 kali.

Sebanyak 593 saham melemah, sedangkan 92 saham menguat dan 100 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 9.048,348 triliun.

Pada jajaran saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) memimpin dengan kenaikan 24,86%. Berikutnya, PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) menguat 20,71%, PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 18,86%, PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) menguat 13,61%, dan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik 13,39%.

Sementara itu, saham dengan penurunan terdalam atau top losers dipimpin PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) yang melemah 10,00%. PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) turun 9,28%, PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) terkoreksi 9,21%, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) melemah 9,05%, dan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) turun 8,99%.