Ilustrasi virus corona (Foto: Lizabeth Menzies/AFP)
Johannesburg, Jurnas.com - Varian Delta, yang pertama kali diidentifikasi di India, tampaknya mendominasi infeksi baru di Afrika Selatan. Demikian kata para ilmuwan lokal dalam konferensi pers pada Sabtu (26/6).
Afrika Selatan adalah negara yang paling terpukul di benua Afrika dalam hal infeksi dan kematian COVID-19 yang dikonfirmasi.
Negara tersebut berada di tengah gelombang ketiga infeksi, mencatat lebih dari 18.000 kasus baru pada hari Jumat.
Penjabat menteri kesehatan Mmamoloko Kubayi-Ngubane mengatakan pada konferensi pers yang sama bahwa sekarang kemungkinan puncak gelombang ketiga akan melampaui puncak gelombang kedua pada Januari. (Reuters)
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Varian Delta Pandemi COVID-19 Afrika Selatan


























