Selasa, 13/10/2026 15:45 WIB

Masuk Indonesia, PHOENIX Bidik Pasar Biola Asia Tenggara





Yinuo International Musical Instruments Group melakukan penilaian profesional biola merek PHOENIX di PIK 2, Jakarta, beberapa pekan lalu.

Penilaian biola PHOENIX oleh Yinuo International Musical Instruments (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Yinuo International Musical Instruments Group melakukan penilaian profesional biola merek PHOENIX di PIK 2, Jakarta, beberapa pekan lalu.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan instrumen musik asal Tiongkok itu dalam memperkenalkan produknya, sekaligus memperluas pasar di Asia Tenggara.

Penilaian berfokus pada kualitas pengerjaan, kenyamanan bermain, serta performa akustik biola. Tiga pemain biola profesional Indonesia, yakni Kezia Amelia, Dave Nathanael, dan Danu Kusumawardhana, hadir sebagai tamu istimewa dalam kegiatan tersebut.

Acara diorganisasi oleh Zhang Xinyu, Presiden Eksekutif Yinuo International Musical Instruments Group. Pendiri sekaligus Presiden Yinuo International, Qian Junjian, turut hadir untuk menyampaikan visi perusahaan dalam mengembangkan instrumen gesek melalui penelitian akustik, inovasi teknologi, dan peningkatan kualitas produk.

Dalam sambutannya, Qian menekankan pentingnya keterampilan pengerjaan dan pengembangan berkelanjutan dalam menghasilkan instrumen musik berkualitas.

“Bagi kami, pembuatan instrumen gesek bukan sekadar proses produksi, melainkan perpaduan antara keterampilan, penelitian akustik, dan inovasi teknologi. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produk agar dapat memenuhi kebutuhan musisi dan menjangkau pasar internasional,” kata dia di Jakarta, pada Senin (12/10).

Proses penilaian mencakup sejumlah aspek, mulai dari detail pengerjaan badan biola, kenyamanan saat dipegang dan dimainkan, respons getaran senar, hingga karakter nada, resonansi, dan stabilitas kualitas suara.

Berdasarkan keterangan penyelenggara, biola PHOENIX memperoleh tanggapan positif dari para pemain yang terlibat dalam evaluasi. Instrumen tersebut dinilai memiliki desain ergonomis, kenyamanan bermain, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan teknik permainan profesional.

Dari sisi akustik, biola PHOENIX disebut menghasilkan suara yang jernih, dengan karakter nada berlapis dan resonansi penuh. Peralihan antara nada tinggi dan rendah juga dinilai berlangsung alami, dengan keseimbangan antara kelembutan suara dan daya proyeksi.

“Biola yang baik harus mampu menghadirkan kenyamanan saat dimainkan sekaligus menghasilkan karakter suara yang jernih, kaya, dan seimbang. Aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menilai kemampuan instrumen untuk mendukung kebutuhan permainan profesional,” lanjutnya.

Panel penilai menyimpulkan bahwa biola PHOENIX berpotensi digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari latihan, kompetisi, dan pertunjukan hingga pengajaran di institusi musik.

Meski demikian, hasil penilaian dalam kegiatan tersebut merupakan evaluasi terhadap instrumen yang diuji dan tidak dengan sendirinya membuktikan adanya sertifikasi independen atau kesetaraan dengan seluruh instrumen kelas atas internasional.

Yinuo International menyatakan terus mengembangkan produknya melalui optimalisasi bahan, penyempurnaan proses produksi, penelitian prinsip akustik, serta penerapan pengendalian kualitas. Perusahaan juga mengklaim mengutamakan penyempurnaan karakter suara dan pengerjaan produk untuk meningkatkan daya saing di pasar global.

“Kami ingin terus menyempurnakan kualitas instrumen gesek melalui penelitian dan pengembangan yang berkelanjutan. Tujuan kami bukan hanya menghasilkan produk dengan pengerjaan yang baik, tetapi juga menghadirkan performa akustik dan pengalaman bermain yang sesuai dengan kebutuhan musisi,” tuturnya.

Kegiatan penilaian profesional biola di NICE PIK 2 tersebut menjadi salah satu langkah Yinuo International untuk memperkenalkan PHOENIX kepada komunitas musik di Asia Tenggara. Perusahaan berharap produknya dapat menjangkau lebih banyak pemain profesional, pengajar, dan institusi pendidikan musik.

Ke depan, Yinuo International menyatakan akan melanjutkan investasi dalam penelitian dan pengembangan instrumen gesek, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas pemasaran ke pasar alat musik kelas atas global.

KEYWORD :

Pasar Biola Asia Tenggara PHOENIX Indonesia Yinuo International Musical Instruments




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :