Ilustrasi - Buku (Foto: Pexels/Marina Leonova)
Jakarta, Jurnas.com - Penggunaan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari atau dalam forum resmi sering kali muncul pemilihan diksi yang kurang tepat.
Salah yang paling lazim ditemukan adalah kekeliruan dalam memahami sekaligus menggunakan kata kritik dan kritisi.
Kedua lema ini memiliki kedekatan bentuk namun memiliki kedudukan kelas kata serta fungsi yang sangat berbeda menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Secara linguistik pengertian kata kritik secara baku merujuk pada sebuah nomina atau kata benda. KBBI mendefinisikan kritik sebagai kecaman atau tanggapan yang kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya maupun pendapat.
Kata ini murni berfungsi sebagai wujud dari umpan balik itu sendiri. Apabila seseorang ingin mengubahnya menjadi kata kerja tindakan yang benar menurut kaidah afiksasi adalah menambahkan awalan me sehingga bentuk bakunya menjadi mengkritik.
Permasalahan bahasa muncul ketika masyarakat mempopulerkan kata kritisi dan menjadikannya sebagai kata kerja turunan. Banyak tokoh publik atau masyarakat umum sering melontarkan frasa mengkritisi sebuah kebijakan pemerintahan.
Secara etimologi historis kata kritisi sebenarnya merupakan kata benda yang merujuk pada bentuk jamak dari kritikus. Kata ini bermakna sekumpulan orang yang ahli dalam memberikan kritik.
Kendati demikian bahasa terus mengalami perkembangan yang dinamis, hingga pada akhirnya kata kritisi dilihat penggunaannya dengan pendekatan morfologi yang berbeda.
Bentukan kata kerja tersebut bukan diturunkan dari kata dasar kritik melainkan dari kata sifat kritis yang mendapat akhiran i. Makna dari mengkritisi kemudian bergeser menjadi tindakan menanggapi atau menyoroti sesuatu dengan pemikiran yang sangat gawat tajam dan mendalam.
Perbedaan mendasar dari kedua kata tersebut akhirnya terletak pada asal-usul pembentukan dan nuansa maknanya.
Kritik merupakan wujud nyata dari tanggapan itu sendiri sedangkan kritisi pada asalnya ialah sebutan bagi para pemberi tanggapan yang kini meluas menjadi kata dasar untuk tindakan berpikir tajam.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kritik dan Kritisi Kritik KBBI Kritisi KBBI Rocky Gerung


























