Selat Hormuz yang kini diblokade oleh Iran selama perang melawan AS dan Israel (Foto: AFP)
Jakarta, Jurnas.com - Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM) Laksamana Brad Cooper, Sabtu (19/9) mengeklaim bahwa pihaknya telah membantu pengiriman lebih dari satu miliar barel minyak keluar dari Selat Hormuz dalam beberapa bulan terakhir.
"Pasukan CENTCOM telah mendukung pengiriman lebih dari satu miliar barel minyak mentah keluar dari kawasan Teluk. Satu miliar barel minyak mentah ini telah keluar melalui Selat Hormuz dalam beberapa bulan terakhir," ujar Cooper dalam sebuah pesan video di media sosial X.
Ia menuturkan, militer AS telah membantu lebih dari 2.000 kapal komersial untuk melintasi selat tersebut.
Selain itu, Cooper mengeklaim bahwa berkat "blokade yang sangat ketat", Iran “sama sekali tidak dapat mengekspor minyaknya."
Kegiatan pelayaran melalui Selat Hormuz saat ini hampir lumpuh akibat eskalasi konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran.
Padahal, selat itu merupakan rute pasokan utama untuk minyak mentah, produk turunan minyak bumi, dan gas alam cair (LNG) ke pasar global. Akibat tersendatnya jalur perairan strategis tersebut, harga bahan bakar dilaporkan melonjak di sebagian besar negara di dunia.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Harga Solar di AS Tembus Rp114 Ribu per Galon
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Amerika Serikat Selat Hormuz Perang Iran






















