Jum'at, 11/09/2026 12:13 WIB

Debut Manis di UCL, Fabregas: Serie A Tetap Paling Penting





Pelatih kepala Como, Cesc Fabregas, menegaskan agar timnya tidak berpuas diri usai membantai RB Leipzig 4-1 pada laga debut bersejarah mereka di Liga Champions

Pelatih FC Como, Cesc Fabregas (Foto: Football-Italia)

Milan, Jurnas.com - Pelatih kepala Como, Cesc Fabregas, menegaskan agar timnya tidak berpuas diri usai membantai RB Leipzig 4-1 pada laga debut bersejarah mereka di Liga Champions di Stadio Sinigaglia, pada Jumat (11/9) dini hari.

Seluruh gol kemenangan Como dilesakkan oleh deretan pemain yang membela klub sejak musim lalu, yakni Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan pemain pengganti Maxi Perrone.

Sementara itu, satu-satunya gol balasan dari RB Leipzig diciptakan oleh Andrija Maksimovic. Kemenangan ini menjadikan Como sebagai satu-satunya klub Italia yang berhasil mengamankan tiga poin pada Matchday 1 Liga Champions.

Meskipun menikmati momen bersejarah tersebut, Fabregas menegaskan bahwa euforia kemenangan hanya boleh berlangsung singkat karena tim harus segera bersiap menghadapi laga Serie A kontra Parma pada awal pekan mendatang.

"Kami membutuhkan energi yang sama seperti malam ini. Ini adalah malam bersejarah bagi kota dan klub, sebuah hadiah yang layak kami dapatkan atas kerja keras musim lalu, tetapi Serie A tetap menjadi target terpenting karena kompetisi itulah yang memungkinkan Anda kembali ke Liga Champions," kata Fabregas dikutip dari Football Italia.

"Kami adalah tim muda yang terdorong oleh energi Liga Champions, tetapi saya akan sangat marah jika kami tidak memberikan segalanya di Serie A. Kami harus tetap membumi dan mampu tampil setiap tiga hari," dia menambahkan.

Mengenai jalannya pertandingan, Fabregas menjelaskan alasannya beralih menggunakan skema lima bek di pertengahan babak kedua setelah timnya unggul tiga gol.

Menurutnya, Leipzig mengubah sistem mereka dengan menumpuk pemain serta mengandalkan keunggulan fisik di sektor sayap. Faktor kelelahan membuat Fabregas memilih untuk mengontrol situasi daripada terus menekan, mengingat tingkat persaingan tinggi di Liga Champions.

Menanggapi investasi besar dan kehadiran sejumlah pemain baru di bursa transfer musim panas, Fabregas mengakui bahwa proses integrasi tim masih terus berjalan. Rekrutan anyar seperti Kaiki dan Moise Kean dinilai masih membutuhkan waktu untuk memahami skema pergerakan dan koordinasi bertahan tim secara utuh.

"Kami perlu membenahi berbagai hal terutama saat bertahan. Kita harus ingat bahwa musim lalu kami bertanding tanpa Diao selama sembilan bulan akibat cedera. Seseorang dengan potensinya selalu memberi Anda peluang. Orang-orang mengatakan kami membayar mahal untuk beberapa pemain ini, tetapi itu relatif. Mereka memiliki potensi, sangat muda, dan banyak dari mereka akan berkembang setiap tahunnya. Hal itu membutuhkan kesabaran," kata Fabregas.

KEYWORD :

Cesc Fabregas Como vs Leipzig Liga Champions Serie A




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :