Ilustrasi berdoa (Foto: Unsplash/Ahmet Polat)
Jakarta, Jurnas.com - Hari Kiamat merupakan masa ketika setiap manusia akan sangat membutuhkan pertolongan atau syafaat, terutama syafaat agung dari Nabi Muhammad SAW.
Dalam ajaran Islam, syafaat Rasulullah adalah hak istimewa yang diizinkan oleh Allah SWT untuk meringankan beban serta menyelamatkan umatnya dari hisab yang berat di akhirat.
Untuk memastikan diri pantas menerima pertolongan tersebut, seorang muslim sangat dianjurkan untuk disiplin merutinkan sejumlah amalan sunnah selama hidup di dunia, mulai dari memperbanyak shalawat hingga amalan sunnah lainnya.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini 5 amalan sunnah untuk mendapatkan syafaat Rasulullah di Hari Kiamat:
1. Memperbanyak Bacaan Shalawat
Amalan paling utama dan mudah untuk mendapatkan syafaat Rasulullah SAW di hari kiamat adalah dengan memperbanyak shalawat.
Dalam sebuah hadis riwayat Tirmidzi, Rasulullah bersabda bahwa orang yang paling dekat dengannya dan berhak mendapat syafaatnya pada hari kiamat adalah mereka yang paling banyak bershalawat.
Doa Memohon Keberkahan dan Keharmonisan Keluarga
Membaca shalawat tidak terikat oleh waktu, namun sangat ditekankan untuk diperbanyak pada hari Jumat.
2. Membaca Doa Setelah Azan
Mendengarkan lantunan azan dengan saksama, menirukan ucapannya, lalu menutupnya dengan doa merupakan amalan sunnah yang secara spesifik dijanjikan syafaat.
Berdasarkan hadis riwayat Bukhari, barang siapa membaca doa setelah mendengar azan yang memuat permohonan agar Allah memberikan kedudukan terpuji (maqam mahmud) kepada Nabi Muhammad, maka ia dipastikan berhak mendapatkan syafaat di hari kiamat.
3. Memperbanyak Sujud Melalui Shalat Sunnah
Mendirikan shalat sunnah seperti rawatib, tahajud, dhuha, dan shalat mutlak lainnya menjadi kunci untuk mendampingi Rasulullah di surga sekaligus meraih pertolongannya.
Ketika seorang sahabat bernama Rabi`ah bin Ka`ab Al-Aslami meminta agar bisa menemani Nabi di surga, beliau secara lugas memerintahkan sang sahabat untuk membantunya dengan cara memperbanyak sujud atau shalat.
4. Menghidupkan Sunnah dalam Keseharian
Mencintai Rasulullah SAW tidak sebatas pengakuan lisan, melainkan harus dibuktikan melalui tindakan nyata dengan mengikuti seluruh tuntunannya (ittiba`).
Menghidupkan sunnah-sunnah yang mulai ditinggalkan di tengah masyarakat modern, baik dalam tata cara ibadah murni maupun adab keseharian (seperti adab makan, tidur, dan bermuamalah), akan mendekatkan kedudukan seorang muslim dengan nabinya saat hari penghakiman.
5. Berziarah ke Makam Rasulullah SAW
Bagi umat Islam yang memiliki kemampuan fisik dan finansial untuk melaksanakan umrah atau haji, menyempatkan diri berziarah ke makam Rasulullah SAW di Madinah memiliki keutamaan khusus.
Terdapat riwayat yang menyebutkan bahwa barang siapa yang menziarahi makam Rasulullah dengan niat yang tulus karena Allah, maka ia berhak mendapatkan syafaat pada hari kiamat. Selain itu, bagi mereka yang bermukim di Madinah dan bersabar atas ujian di kota tersebut, juga dijanjikan syafaat secara khusus.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Amalan Sunnah Syafaat Rasulullah Hari Kiamat



















