Ilustrasi menambahkan garam ke dalam sayuran. (FOTO: SHUTTERSTOCK)
Washington, Jurnas.com - Pola makan berbasis nabati terbukti dapat memperlambat penuaan biologis tubuh, dengan catatan jenis makanan yang dikonsumsi tergolong sehat.
Studi terbaru mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan nabati sehat seperti biji-bijian utuh, buah, dan sayur dapat memperlambat jam biologis sel tubuh serta menurunkan risiko kematian dini.
Penelitian yang dipimpin oleh Hyunju Kim dari Departemen Epidemiologi Universitas Washington ini menganalisis data dari dua studi nasional di Amerika Serikat, yakni Atherosclerosis Risk in Communities Study dan National Health and Nutrition Examination Survey.
Dalam jurnal ilmiah Aging disebutkan bahwa tim mengamati ribuan partisipan dewasa berusia pertengahan hingga lanjut untuk melihat hubungan pola makan dengan pola metilasi DNA pada sampel darah.
"Mengonsumsi lebih banyak makanan berbasis tumbuhan, terutama jenis yang sehat, dapat menjadi salah satu strategi efektif untuk memperlambat proses penuaan," ujar para penulis studi, sebagaimana dikutip dari Earth.
Peneliti mengukur penuaan biologis menggunakan parameter GrimAge2 yang mengestimasi risiko mortalitas dan penyakit. Hasil analisis menunjukkan bahwa partisipan dengan tingkat konsumsi makanan berbasis tumbuhan tinggi memiliki usia biologis yang lebih muda serta mencatatkan tingkat kematian yang lebih rendah.
Penelitian ini menegaskan bahwa manfaat perlambatan penuaan tidak berlaku bagi seluruh jenis makanan nabati. Jenis makanan seperti karbohidrat olahan, kentang olahan, jus buah kemasan, makanan manis, hingga minuman bersoda yang tergolong dalam kategori nabati tidak sehat sama sekali tidak memberikan dampak positif bagi peremajaan sel.
Penggunaan minuman berkarbonasi dan pemanis buatan bahkan berkorelasi dengan percepatan usia biologis pada partisipan. Biji-bijian utuh, buah-buahan, dan sayuran segar menjadi kontributor terbesar yang paling konsisten dalam menekan tingkat penuaan biologis.
Para ahli menyimpulkan bahwa perubahan pola makan tidak harus dilakukan secara ekstrem dengan menghilangkan seluruh produk hewani seketika. Mendorong porsi makanan nabati utuh yang lebih tinggi dalam menu harian sudah cukup memberikan perubahan nyata pada penanda biologis harapan hidup manusia.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Makanan Nabati Perlambat Penuaan Pola Makan Sehat Makanan Berbasis Tumbuhan















