Ilustrasi Shalat Jumat (Foto: Antara)
Jakarta, Jurnas.com - Salat Jumat menjadi salah satu ibadah penting dalam Islam yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Di balik pelaksanaannya yang kini menjadi bagian dari rutinitas umat Islam, terdapat sejarah panjang tentang kapan dan bagaimana Salat Jumat pertama kali dilaksanakan.
Dalam bahasa Arab, Jumat disebut al-jumu`ah, yang berasal dari kata jama`a dan berarti berkumpul. Nama tersebut menggambarkan salah satu karakter utama hari Jumat, yakni berkumpulnya umat Islam untuk melaksanakan ibadah secara berjamaah sekaligus mendengarkan khutbah.
Dikutip dari berbagai sumber, perintah Salat Jumat disebut telah turun ketika Rasulullah SAW masih berada di Makkah. Namun, kondisi umat Islam saat itu belum memungkinkan ibadah tersebut dilaksanakan secara terbuka karena tekanan dari kaum Quraisy.
Situasi berubah setelah Rasulullah SAW hijrah menuju Madinah. Dalam perjalanan dari Quba menuju Madinah, Rasulullah SAW kemudian melaksanakan Salat Jumat untuk pertama kalinya.
Peristiwa bersejarah itu berlangsung di sebuah lembah bernama Wadi Ranuna, yang berada di perkampungan Bani Salim bin Auf. Di tempat tersebut, Rasulullah SAW memimpin Salat Jumat bersama para sahabat.
Benarkah Dosa Zina Tidak Bisa Diampuni?
Khutbah yang disampaikan Rasulullah SAW ketika itu berisi pesan tentang ketakwaan kepada Allah, pentingnya berbuat baik, serta mengingat kehidupan akhirat. Pesan tersebut menjadi bagian dari nilai utama yang menyertai pelaksanaan Salat Jumat.
Lokasi pelaksanaan Salat Jumat pertama tersebut kemudian dikenang dengan pembangunan Masjid Jum`ah. Masjid itu kini menjadi salah satu situs yang berkaitan dengan sejarah awal pelaksanaan Salat Jumat di Madinah.
Pelaksanaan Salat Jumat pada masa Rasulullah SAW menandai berlangsungnya ibadah tersebut secara terbuka dan berjamaah setelah umat Islam berada dalam kondisi yang memungkinkan. Sejak itu, Salat Jumat menjadi ibadah mingguan yang memiliki kedudukan khusus bagi umat Islam.
Landasan mengenai kewajiban melaksanakan Salat Jumat juga terdapat dalam Al-Qur`an, salah satunya Surah Al-Jumu`ah ayat 9:
"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
Ayat tersebut menjadi salah satu landasan penting dalam pelaksanaan Salat Jumat. Selain itu, berbagai hadis sahih juga menjelaskan keutamaan hari Jumat dan ibadah yang dilakukan pada hari tersebut.
Hingga kini, setiap Jumat, masjid-masjid di berbagai penjuru dunia dipenuhi umat Islam yang berkumpul untuk melaksanakan Salat Jumat. Ibadah ini tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah, tetapi juga menjadi momentum berkumpulnya umat, mendengarkan nasihat melalui khutbah, serta memperkuat ketakwaan.
Memahami sejarah Salat Jumat membuat ibadah yang dilakukan setiap pekan tidak sekadar dipandang sebagai rutinitas. Di baliknya terdapat perjalanan sejarah yang berkaitan erat dengan kehidupan Rasulullah SAW hingga perkembangan awal kehidupan umat Islam di Madinah. (*)
Wallahu`alam
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Shalat Jumat Info Keislaman Hijrah Nabi Muhammad SAW



















