Senin, 31/08/2026 01:07 WIB

7.000 Tentara Asing dari 70 Negara Berperang di Ukraina





Sejumlah 7.000 tentara bayaran asing dari 70 negara, sebagian besarnya dari Kolombia dan Polandia, didapati ikut berperang di pihak Ukraina melawan Rusia

Militer Ukraina akan meluncurkan drone (Foto: AP)

Jakarta, Jurnas.com - Sejumlah 7.000 tentara bayaran asing dari 70 negara, sebagian besarnya dari Kolombia dan Polandia, didapati ikut berperang di pihak Ukraina melawan Rusia, demikian diungkapkan Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia.

"Sekitar 7.000 tentara bayaran asing bertempur melawan tentara Rusia. Mereka berasal dari 70 negara lebih, utamanya dari negara-negara Eropa dan Amerika Latin yang memiliki kebijakan anti-Rusia yang keras," kata Nikolai Plotnikov, kepala Pusat Informasi Sains dan Analitis di Institut Studi Ketimuran Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, kepada RIA Novosti.

Kelompok tentara asing terbesar yang ikut perang di Ukraina berasal dari Kolombia dan negara-negara Amerika Latin lain seperti Meksiko dan Brasil, kata dia, sembari menyebut warga negara Polandia dan Finlandia menjadi kelompok tentara asing terbesar dari Eropa.

Ia juga menyoroti "semakin rendahnya warga negara Amerika Serikat dan Georgia" yang ikut serta sebagai tentara asing di Ukraina dibanding sebelumnya.

Kementerian Pertahanan Rusia berulang kali menyebut otoritas Ukraina "sengaja mengorbankan" tentara asing, sembari memperingatkan bahwa militer Rusia akan terus menyerang pasukan bayaran asing di Ukraina.

Dalam sejumlah wawancara, para tentara bayaran asing di Ukraina mengeluhkan kurangnya koordinasi dengan militer Ukraina, sehingga membuat upaya bertahan hidup dalam konflik berintensitas tinggi di Ukraina lebih sulit daripada ketika konflik di Afghanistan atau Timur Tengah.

Sumber: Sputnik

KEYWORD :

Tentara Bayaran Rusia Ukraina Perang Ukraina




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :