Ilustrasi - ini pesan dari Rasulullah untuk orang-orang yang sudah berjanji dan mengingkarinya (Foto: Pexels/Mutefekkirane)
Jakarta, Jurnas.com - Menepati janji merupakan salah satu bentuk akhlak yang penting dalam kehidupan seorang Muslim.
Ketika seseorang sudah berjanji, ia memiliki tanggung jawab untuk berusaha memenuhi apa yang telah diucapkannya.
Rangkaian Zikir dan Doa Setelah Salat Fardu
Rasulullah SAW berkata:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَ الْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَفِ إِذَا وَعَدَ
Inilah Doa Meminta Hujan, Catat Ya
Artinya:
"Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah ia menepati janjinya apabila ia berjanji." (al-Kafi, Jilid 2, hlm. 364).
Pesan tersebut mengingatkan bahwa janji tidak seharusnya dianggap sebagai ucapan yang mudah dilupakan.
Menepati janji menunjukkan adanya tanggung jawab, kejujuran, dan penghormatan terhadap orang lain.
Sebaliknya, kebiasaan mengingkari janji dapat merusak kepercayaan yang telah dibangun.
Karena itu, seorang Muslim dianjurkan berhati-hati sebelum berjanji dan berusaha menepatinya ketika sudah memberikan komitmen.
Dalam kehidupan sehari-hari, menepati janji dapat dimulai dari hal sederhana, seperti memenuhi kesepakatan, datang sesuai waktu yang dijanjikan, hingga menyelesaikan tanggung jawab yang telah disanggupi.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Rasulullah SAW Menepati Janji Tanggung Jawab Ingkar Janji























