Selasa, 11/08/2026 00:27 WIB

Mengapa Hari Hip-Hop Sedunia Diperingati Setiap 11 Agustus?





Setiap tanggal 11 Agustus, komunitas pencinta musik dan budaya pop di seluruh dunia memperingati Hari Hip-Hop Sedunia (World Hip-Hop Day).

Ilustrasi - Hari Hip-Hop Sedunia (Foto: Freepik)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 11 Agustus, komunitas pencinta musik dan budaya pop di seluruh dunia memperingati Hari Hip-Hop Sedunia (World Hip-Hop Day).

Lebih dari sekadar genre musik, hip-hop telah berkembang menjadi gerakan budaya global yang memengaruhi mode, bahasa, tari, hingga seni rupa.

Namun, mengapa tanggal 11 Agustus yang dipilih sebagai momentum berjarah lahirnya genre ini? Dirangkum dari berbagai sumber sejarah musik dan media internasional, berikut adalah asal usul serta alasan di balik penetapan Hari Hip-Hop Sedunia:

Sejarah hip-hop berawal dari sebuah pesta ruang rekreasi di kawasan New Bronx, New York City, pada 11 Agustus 1973.

Pesta Back to School yang digelar oleh seorang remaja bernama Cindy Campbell tersebut menampilkan saudaranya, Clive Campbell yang lebih dikenal dengan nama panggung DJ Kool Herc.

Saat mengolah piringan hitam di atas meja putar (turntable), DJ Kool Herc melakukan eksperimen teknik DJ yang mengubah peta musik dunia.

Ia memutar dua salinan rekaman lagu yang sama secara bergantian untuk memperpanjang bagian perkusi instrumental, teknik yang kelak dikenal sebagai Merry-Go-Round atau breakbeat.

Inovasi sederhana namun revolusioner ini memberi ruang bagi para penari (b-boys dan b-girls) untuk menunjukkan keahlian breakdancing, sementara pembawa acara (MC) mulai memberikan rima dan seruan di atas ketukan irama tersebut.

Peristiwa malam itulah yang diakui para sejarawan musik sebagai titik lahirnya budaya hip-hop.

Dari ruang rekreasi di Bronx tersebut, lahir empat elemen dasar yang membentuk fondasi utama budaya hip-hop hingga saat ini:

1. DJing (Turntablism)

Seni mengolah dan memanipulasi piringan hitam untuk menciptakan irama baru.

2. MCing (Rapping)

Seni menyampaikan rima, cerita, dan pesan secara ritmis di atas ketukan musik.

3. Breaking (Breakdancing)

Gaya tari jalanan yang penuh energi, akrobatik, dan ekspresif.

4. Graffiti Art

Seni visual jalanan yang menyuarakan identitas, pesan sosial, dan estetika kota.

Selama puluhan tahun, 11 Agustus diperingati secara independen oleh para musisi dan komunitas hip-hop global.

Pengakuan resmi mulai menguat ketika Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat secara bulat mengesahkan resolusi pada tahun 2021 yang menetapkan 11 Agustus sebagai National Hip-Hop Celebration Day serta bulan Agustus sebagai Hip-Hop Recognition Month.

KEYWORD :

Hari Hip-Hop Sedunia 11 Agustus Peringatan Dunia Dunia Musik




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :