Senin, 27/07/2026 12:13 WIB

Ini 5 Penyebab Mata Kering dan Cara Mengatasinya





Gejala mata kering muncul biasanya berupa rasa perih, gatal, sensasi berpasir, mata memerah, hingga pandangan yang sesekali kabur

Ilustrasi mata kering (Foto: Health)

Jakarta, Jurnas.com - Mata kering (dry eye syndrome) merupakan salah satu masalah kesehatan mata yang paling sering dialami.

Kondisi ini terjadi ketika kelenjar air mata tidak menghasilkan cukup cairan pelumas, atau ketika kualitas air mata menurun sehingga terlalu cepat menguap.

Gejala yang muncul biasanya berupa rasa perih, gatal, sensasi berpasir, mata memerah, hingga pandangan yang sesekali kabur.

Jika dibiarkan tanpa penanganan, mata kering tidak hanya mengganggu kenyamanan dan produktivitas harian, tetapi juga berisiko memicu iritasi hingga infeksi pada kornea mata.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini lima penyebab utama mata kering dan cara untuk mengatasinya:

1. Menatap Layar Elektronik Terlalu Lama

Penggunaan komputer, laptop, dan smartphone dalam durasi panjang merupakan pemicu utama mata kering saat ini.

Ketika fokus menatap layar digital, frekuensi kedipan mata berkurang secara drastis hingga setengah dari normal. Padahal, mengedip adalah proses alami tubuh untuk meratakan cairan air mata ke seluruh permukaan bola mata.

Cara Mengatasi:

Terapkan aturan 20-20-20 secara disiplin. Setiap 20 menit bekerja di depan layar, alihkan pandangan untuk melihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.

Selain itu, usahakan untuk mengedip secara penuh dan sengaja secara berkala agar permukaan mata tetap terhidrasi dengan baik.

2. Paparan Lingkungan Ber-AC dan Angin

Bekerja di dalam ruangan ber-AC (Air Conditioner) atau sering beraktivitas di luar ruangan yang berangin dan berdebu dapat mempercepat penguapan air mata.

Udara dingin yang kering dari AC menyerap kelembapan alami di sekitar area mata, sehingga permukaan kornea menjadi lebih cepat kering dan teriritasi.

Cara Mengatasi:

Hindari duduk tepat di bawah hembusan angin AC (draft) secara langsung. Jika bekerja di ruangan ber-AC dalam waktu lama, Anda bisa menggunakan alat humidifier untuk menjaga kelembapan udara ruangan, atau mengenakan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar rumah.

3. Penggunaan Lensa Kontak yang Tidak Tepat

Lensa kontak yang dipakai terlalu lama atau tidak dirawat dengan hibrida kebersihan yang baik dapat menyerap lapisan air mata alami.

Selain itu, pemakaian lensa kontak yang melampaui batas waktu yang dianjurkan dapat menghambat aliran oksigen ke kornea, yang pada akhirnya memperburuk gejala mata kering dan memicu iritasi.

Cara Mengatasi:

Batasi durasi pemakaian lensa kontak harian dan hindari menggunakannya saat tidur. Pastikan untuk selalu membersihkan lensa kontak dengan cairan steril khusus.

Jika gejala mata kering terus berlanjut, istirahatkan mata dengan beralih menggunakan kacamata untuk sementara waktu.

4. Proses Penuaan dan Perubahan Hormonal

Seiring bertambahnya usia, produksi air mata alami secara biologis akan mengalami penurunan.

Kondisi ini makin rentan dialami oleh wanita yang sedang mengalami perubahan hormonal, seperti saat kehamilan, penggunaan kontrasepsi hormonal, atau memasuki masa menopause, yang memengaruhi kinerja kelenjar minyak di kelopak mata.

Cara Mengatasi:

Menggunakan obat tetes mata air mata buatan (artificial tears) tanpa bahan pengawet dapat membantu melumasi permukaan mata yang kering.

Untuk perubahan kondisi tubuh akibat penuaan atau hormon, Anda disarankan berkonsultasi dengan dokter spesialis mata untuk mendapatkan terapi pelumasan yang sesuai.

5. Efek Samping Obat-obatan Tertentu

Konsumsi jenis obat-obatan tertentu dapat merangsang penurunan produksi air mata sebagai efek sampingnya.

Beberapa obat yang kerap menjadi pemicu mata kering antara lain antihistamin (obat alergi), obat dekongestan, obat penurun tekanan darah tinggi, hingga obat jerawat medis yang mengonsumsi bahan aktif keras.

Cara Mengatasi:

Jangan menghentikan konsumsi obat resep secara sepihak. Diskusi dan konsultasikan dengan dokter yang merawat Anda mengenai efek samping mata kering yang dialami, agar dokter dapat memberikan alternatif obat atau merekomendasikan tetes mata pelumas yang aman digunakan bersamaan.

KEYWORD :

Mata Kering Tips Kesehatan Penyebab Mata Perih




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :