Sabtu, 25/07/2026 16:51 WIB

Tekan Impor, Malaysia Produksi Vaksin Manusia Mulai 2028





Malaysia bersiap untuk memproduksi vaksin manusia buatan lokal pertamanya paling cepat pada 2028 mendatang.

Ilustrasi vaksin (Foto file: Reuters)

Petaling Jaya, Jurnas.com - Malaysia bersiap untuk memproduksi vaksin manusia buatan lokal pertamanya paling cepat pada 2028 mendatang. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada vaksin impor dan penguatan ketahanan kesehatan negara.

Vaksin konjugat pneumokokus 13-valen, atau PCV13, merupakan suntikan yang memberikan perlindungan terhadap 13 jenis bakteri Streptococcus pneumoniae yang menyebabkan penyakit serius seperti pneumonia dan meningitis.

Perusahaan lokal yang terlibat dalam pembuatan vaksin tersebut ialah Pharmaniaga, dengan sistem transfer teknologi dari sebuah perusahaan di Tiongkok.

Saat ini, Malaysia mengimpor seluruh kebutuhan vaksinnya, yang didatangkan dari sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Prancis, Belgia, Jepang, Korea Selatan, India, Thailand, dan Indonesia.

Dikutip dari The Star pada Sabtu (25/7), Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Malaysia Chang Lih Kang mengatakan bahwa produksi lokal PCV13 akan membantu memperkuat kesiapsiagaan negara dalam menghadapi krisis kesehatan di masa depan serta mengurangi ketergantungan pada pemasok asing dalam jangka panjang.

Dia menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 telah menunjukkan risiko dari ketiadaan kemampuan domestik untuk memproduksi teknologi penting seperti vaksin.

"Selama pandemi Covid-19, vaksin adalah sesuatu yang sangat penting. Tapi kita tidak memiliki kemampuan untuk mengembangkan vaksin manusia, sehingga kita harus bergantung pada negara lain," kata Chang Lih Kang.

"Ketika Anda bergantung pada negara lain, mereka akan memutuskan kapan harus mengirimkan vaksin kepada kita dan mereka akan memutuskan berapa harga jual yang mereka inginkan. Jadi itu menjadi masalah, terutama ketika krisis terjadi," dia menambahkan.

Chang mengatakan ini pula yang menjadi alasan Malaysia harus memperkuat kedaulatan teknologinya, terutama pada area-area yang krusial selama keadaan darurat.

"Target kami adalah memiliki kemampuan untuk mengembangkan vaksin manusia pada tahun 2030. Tetapi kami mungkin bisa mencapainya lebih awal, pada 2028," ujar dia.

KEYWORD :

Vaksin Malaysia Vaksin PCV13 Konjugat Pneumokokus 13-valen




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :