Jum'at, 24/07/2026 12:22 WIB

6 Kebiasaan Buruk yang Bisa Menurunkan Kesuburan Pria





Testis membutuhkan suhu yang lebih dingin sekitar 1–2°C dibandingkan suhu tubuh normal untuk dapat memproduksi sperma berkualitas baik.

Ilustrasi - Stres menjadi salah satu pemicu dari kurangnya kesuburan pada pria (Foto: Pexels/Vitaly Gariev)

Jakarta, Jurnas.com - Masalah kesuburan (infertilitas) sering kali diidentikkan dengan kaum wanita. Padahal, secara medis, faktor penyebab sulitnya pasangan mendapatkan keturunan terbagi seimbang—sekitar 40–50 persen kasus justru berasal dari faktor pria.

Kualitas, jumlah, dan pergerakan (motilitas) sperma sangat dipengaruhi oleh pola hidup sehari-hari.

Banyak pria yang tidak menyadari bahwa kebiasaan rutin yang terkesan sepele ternyata dapat merusak produksi sperma hingga mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini enam kebiasaan buruk yang dapat mengurangi kesuburan pria dan wajib diwaspadai:

1. Sering Menempelkan Laptop di Pangkuan atau Suka Mandi Air Panas

Testis (buah zakar) membutuhkan suhu yang lebih dingin sekitar 1–2°C dibandingkan suhu tubuh normal untuk dapat memproduksi sperma berkualitas baik.

Kebiasaan memangku laptop yang panas, sering mandi air hangat, atau duduk terlalu lama di atas jok kendaraan yang panas dapat meningkatkan suhu di sekitar testis (scrotal hyperthermia). Suhu panas berlebih ini terbukti menurunkan jumlah dan kualitas sperma secara signifikan.

2. Kebiasaan Merokok dan Mengonsumsi Alkohol

Zat racun dalam rokok—termasuk nikotin dan radikal bebas—dapat memicu stres oksidatif yang merusak DNA sperma.

Pria perokok aktif berisiko tinggi memiliki jumlah sperma rendah serta bentuk sperma yang tidak normal (abnormal morphology).

Sementara itu, konsumsi alkohol berlebih dapat menekan produksi hormon testosteron dan memicu disfungsi ereksi.

3. Sering Pakai Celana Ketat

Memakai celana dalam atau celana jins yang terlalu ketat secara terus-menerus akan menekan testis ke arah tubuh. Selain meningkatkan suhu di area vital, tekanan mekanis ini juga menekan aliran darah di sekitar organ reproduksi.

Sebaiknya pilih celana berpotongan longgar (boxer) berbahan katun yang memberikan sirkulasi udara baik.

4. Kurang Tidur dan Stres Kronis

Saat tubuh mengalami stres kronis atau kurang tidur (kurang dari 7–8 jam sehari), hormon stres kortisol akan melonjak. Tingginya kadar kortisol secara otomatis menekan produksi hormon testosteron—hormon utama yang mengontrol hasrat seksual dan pembentukan sperma.

Selain itu, regenerasi sel-sel tubuh termasuk sperma paling optimal terjadi saat tidur nyenyak (deep sleep).

5. Pola Makan Buruk dan Jarang Olahraga

Mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, makanan olahan (ultra-processed food), serta gula berlebih dapat memicu obesitas. Pria dengan berat badan berlebih (overweight) cenderung memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi dan testosteron yang lebih rendah.

Namun, olahraga pun perlu porsi yang pas; latihan aerobik intensitas sedang sangat disarankan, sementara olahraga yang ekstrem tanpa istirahat cukup justru bisa menekan hormon reproduksi.

6. Menyimpan Ponsel di Saku Celana Depan

Meski masih terus diteliti, sejumlah studi kesehatan menunjukkan bahwa paparan radiasi gelombang elektromagnetik (RF-EMR) serta panas yang dipancarkan dari ponsel di saku celana depan dapat memengaruhi kualitas pergerakan sperma.

Membiasakan diri menyimpan ponsel di dalam tas atau saku jaket jauh lebih aman untuk kesehatan organ reproduksi.

KEYWORD :

Kesuburan Pria Kebiasaan Buruk Tips Kesehatan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :