Senin, 07/09/2026 14:18 WIB

Lahirkan Bayi Ketujuh, Politisi Perempuan Jepang Viral





Penulis sekaligus mantan politikus Jepang Kotoe Hashimoto menjadi sorotan publik setelah melahirkan anak ketujuhnya pada Sabtu (29/8/2026).

Politisi perempuan Jepang, Kotoe Hashimoto (Foto: Facebook)

Tokyo, Jurnas.com - Penulis sekaligus mantan politikus Jepang Kotoe Hashimoto menjadi sorotan publik setelah melahirkan anak ketujuhnya pada Sabtu (29/8/2026). Pengumuman kelahiran tersebut viral di tengah krisis angka kelahiran nasional yang terus merosot tajam.

Kabar bahagia itu diunggah Hashimoto melalui platform X disertai foto dirinya yang sedang menggendong sang bayi. Unggahan tersebut berhasil menarik perhatian publik hingga ditonton sebanyak 27 juta kali dan menuai puluhan ribu respons positif dari masyarakat.

"Saya percaya bahwa sekarang adalah waktunya bagi perempuan Jepang untuk memiliki anak. Bangkit dan runtuhnya bangsa kita bergantung pada peran aktif perempuan," ujar Hashimoto dikutip dari AFP pada Senin (7/9).

Dukungan publik mengalir deras merespons keberanian Hashimoto mengampanyekan pentingnya memiliki anak. Sejumlah warga menganggap kehadirannya sebagai angin segar bagi masa depan demografi negara yang terancam krisis.

Hashimoto merupakan mantan calon anggota parlemen dari Partai Harapan pada pemilu 2017, yang aktif menyerukan agar perempuan Jepang memperluas peran dalam mempertahankan populasi bangsa.

Kelahiran bayi ketujuh Hashimoto bertepatan dengan rekor terendah tingkat kesuburan Jepang sepanjang sejarah. Data Kementerian Kesejahteraan Jepang mencatat angka kesuburan nasional merosot ke level 1,14 pada 2025.

Capaian tersebut menjadi titik terendah sejak pendataan resmi dimulai pada 1947, sekaligus memperpanjang tren penurunan populasi yang terjadi selama satu dekade terakhir meski pemerintah telah meluncurkan berbagai program insentif.

Sebagai salah satu negara dengan populasi tertua di dunia, Jepang kini menghadapi tekanan demografi yang kian berat. Menyusutnya jumlah tenaga kerja produktif serta melonjaknya biaya jaminan sosial mengancam stabilitas keuangan negara di saat pemerintah berupaya mengalokasikan anggaran untuk peningkatan pertahanan nasional.

KEYWORD :

Angka Kelahiran Jepang Kotoe Hashimoto Viral Krisis Demografi Jepang




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :