Rabu, 01/07/2026 15:22 WIB

Hari Bhayangkara 2026, Sejarah dan Makna di Balik Peringatannya





Setiap 1 Juli, Indonesia memperingati Hari Bhayangkara, hari bersejarah yang menandai lahirnya Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi kepolisia

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap 1 Juli, Indonesia memperingati Hari Bhayangkara, hari bersejarah yang menandai lahirnya Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi kepolisian nasional. Pada 2026, peringatan ini memasuki usia ke-80 dengan mengusung tema "Polri untuk Masyarakat".

Hari Bhayangkara bukan sekadar perayaan hari jadi Polri, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang sejarah pembentukan institusi kepolisian nasional sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum kepada masyarakat.

Sejarah Hari Bhayangkara

Dikutip dari berbagai sumber, peringatan Hari Bhayangkara berawal dari diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 11 Tahun 1946 pada 1 Juli 1946.

Melalui peraturan tersebut, organisasi kepolisian yang sebelumnya masih tersebar di berbagai daerah disatukan menjadi satu institusi nasional yang berada di bawah tanggung jawab langsung Presiden Republik Indonesia. Tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai tonggak resmi berdirinya Polri.

Sementara itu, istilah "Bhayangkara" memiliki akar sejarah yang jauh lebih panjang. Nama tersebut berasal dari pasukan elite Kerajaan Majapahit yang bertugas menjaga keamanan Raja Jayanegara. Pasukan itu dipimpin oleh Gajah Mada dan dikenal sebagai simbol kesetiaan, keberanian, serta pengabdian dalam menjaga keamanan kerajaan.

Nilai-nilai tersebut kemudian diadopsi Polri sebagai identitas dan filosofi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Makna Hari Bhayangkara

Hari Bhayangkara menjadi momen refleksi bagi seluruh jajaran Polri untuk mengevaluasi perjalanan pengabdian sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Peringatan ini juga menjadi pengingat terhadap nilai-nilai integritas, profesionalisme, keberanian, dan dedikasi yang menjadi landasan tugas kepolisian.

Setiap tahun, upacara Hari Bhayangkara dilaksanakan di seluruh satuan kepolisian berdasarkan Surat Keputusan Perdana Menteri RI Nomor 86/PM/1954, sebagai simbol keberlanjutan semangat Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Puncak Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dipusatkan di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Upacara dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Setelah upacara, Presiden menerima prosesi penganugerahan Medali Keamanan dan Keselamatan Publik (Loka Praja Samrakshana) yang disematkan oleh Kapolri.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai demonstrasi kemampuan personel Polri, mulai dari penampilan Drum Corps Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian, kolone senapan, simulasi penyelamatan sandera, terjun payung, aksi trail cross jumping, hingga smoke bomb.

Presiden bersama Wakil Presiden juga menyaksikan defile pasukan yang menampilkan kesiapan dan soliditas jajaran Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan nasional.

Acara ditutup dengan syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang ditandai pemotongan tumpeng oleh Presiden Prabowo dan diberikan kepada Kapolri, demikian dikutip Presiden RI.

Tema "Polri untuk Masyarakat"

Tema "Polri untuk Masyarakat" menegaskan komitmen Polri untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, responsif, dan profesional.

Di usia ke-80, Polri diharapkan tidak hanya memperkuat penegakan hukum, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tantangan keamanan siber, serta dinamika sosial yang terus berkembang.

Melalui semangat transformasi tersebut, Hari Bhayangkara menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang transparan, profesional, dan berkeadilan. (*)

KEYWORD :

Hari Bhayangkara 1 Juli Peringatan hari bhayangkara 2026




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :