Sabtu, 30/05/2026 06:09 WIB

Hari Kentang Sedunia 30 Mei: Sejarah, Tujuan, dan Makna Peringatannya





 Setiap tanggal 30 Mei, dunia memperingati Hari Kentang Sedunia atau International Day of Potato.

Ilustrasi - ini sejarah dan tujuan dari peringatan Hari Kentang Sedunia setiap 30 Mei (Foto: thesmartq.com)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 30 Mei, dunia memperingati Hari Kentang Sedunia atau International Day of Potato.

Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global mengenai pentingnya kentang sebagai salah satu sumber pangan utama dunia.

Meski terlihat sederhana, kentang memiliki peran besar dalam mendukung ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, hingga pemenuhan nutrisi masyarakat di berbagai negara.

Hari Kentang Sedunia pertama kali ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia atau FAO. Penetapan tersebut dilakukan untuk mengapresiasi kontribusi kentang terhadap sistem pangan global dan kehidupan jutaan petani di dunia.

Kentang sendiri berasal dari kawasan Pegunungan Andes di Amerika Selatan dan telah dibudidayakan selama ribuan tahun.

Seiring perkembangan zaman, tanaman ini menyebar ke berbagai belahan dunia dan menjadi salah satu bahan pangan pokok penting setelah padi, gandum, dan jagung.

Menurut sejumlah sumber, kentang dianggap sebagai tanaman pangan strategis karena mudah dibudidayakan, mampu tumbuh di berbagai kondisi iklim, serta memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi.

Kentang mengandung karbohidrat, vitamin C, kalium, serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Karena itu, banyak negara menjadikan kentang sebagai bagian penting dalam pola konsumsi masyarakat.

Peringatan Hari Kentang Sedunia juga bertujuan untuk mendorong pertanian berkelanjutan dan mendukung kesejahteraan petani lokal. Selain itu, peringatan ini menjadi ajang edukasi mengenai pentingnya diversifikasi pangan di tengah tantangan perubahan iklim dan ancaman krisis pangan global.

Di berbagai negara, Hari Kentang Sedunia diperingati melalui kampanye edukasi, festival kuliner berbahan kentang, seminar pertanian, hingga promosi produk lokal hasil olahan kentang.

Tidak sedikit pula komunitas dan pelaku usaha kuliner yang memanfaatkan momentum ini untuk mengenalkan berbagai olahan kentang tradisional maupun modern kepada masyarakat.

Makna lain dari Hari Kentang Sedunia adalah pengingat bahwa bahan pangan sederhana sekalipun dapat memiliki dampak besar bagi kehidupan manusia.

Kentang tidak hanya menjadi makanan sehari-hari, tetapi juga simbol ketahanan pangan dan sumber penghidupan bagi jutaan orang di seluruh dunia.

Dengan adanya peringatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus menghargai peran petani dalam memenuhi kebutuhan pangan global.

KEYWORD :

30 Mei Hari Kentang Sedunia Peringatan Dunia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :