Salah satu kapal yang mengangkut relawan Global Sumud Flotila. Foto: ifj
JAKARTA, Jurnas.com – Republika mengecam keras atas kelakuan militer zionis Israel yang mencegat dan menculik para relawan kemanusiaan yang berada di kapal Global Sumud Flotila di perairan internasional. Dua orang di antara relawan yang diculik tersebut adalah jurnalis Republika, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai.
“Tindakan ini pelanggaran serius terhadap hukum internasional, prinsip kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan bagi rakyat Palestina di Gaza,” kata Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyiddin melalui pernyataan sikapnya di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Andi Muhyiddin menegaskan, para relawan datang bukan membawa senjata, melainkan solidaritas, obat-obatan, bantuan logistik, dan suara nurani dunia untuk warga sipil Palestina yang selama berbulan-bulan menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi tanpa henti.
Dalam rombongan tersebut terdapat sembilan relawan asal Indonesia, termasuk dua jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai yang menjalankan tugas jurnalistik dan kemanusiaan.
“Keselamatan mereka menjadi perhatian serius kami. Kami berdiri bersama para relawan kemanusiaan dunia. Dan kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap misi kemanusiaan di perairan internasional,” demikian Andi Muhyiddin.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Israel Culik Jurnalis Andi Muhyiddin Media Republika

























