Serangan Israel menghancurkan masjid di Gaza (Foto: Aljazeera)
Jakarta, Jurnas.com - Azzam Al-Hayya, putra pemimpin Hamas di Jalur Gaza sekaligus kepala negosiator dalam pembicaraan dengan AS dan Israel, Khalil Al-Hayya, tewas dalam serangan Israel di wilayah kantong tersebut, kata kelompok perlawanan Palestina itu, Kamis (7/5).
"Kejahatan Zionis yang pengecut yang menargetkan Azzam Al-Hayya, putra pemimpin kelompok di Jalur Gaza dan kepala delegasi negosiasi, saudara Mujahid Dr. Khalil Al-Hayya, merupakan kelanjutan dari pendekatan pendudukan yang menargetkan warga sipil dan keluarga para pemimpin Palestina," kata Hamas dalam pernyataannya.
Hamas mengatakan Israel berusaha menekan kelompok tersebut dengan cara demikian setelah gagal memaksakan syarat mereka dalam perundingan untuk mengakhiri perang di Gaza.
Sebelumnya pada hari yang sama, Al Jazeera melaporkan bahwa Al-Hayya meninggal akibat luka-luka yang dideritanya setelah serangan Israel di Distrik al-Daraj, Kota Gaza, pada Rabu.
Pada 9 September 2025, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga melancarkan serangan di Doha yang menargetkan pejabat senior Hamas.
Hamas mengatakan enam orang tewas dalam serangan tersebut, termasuk Humam Al-Hayya, putra lain dari Khalil Al-Hayya.
Sumber: WAFA
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Putra Pimpinan Hamas Serangan Israel Azzam Al-Hayya



























