Senin, 04/05/2026 04:32 WIB

14 Jenis Kendaraan Pemadam Kebakaran dan Fungsinya





Berikut 14 jenis kendaraan pemadam kebakaran beserta fungsinya.

Ilustrasi - mobil pemadam kebakaran jenis Mining Field Fire Service (Foto: Ist/firecek.com)

Jakarta, Jurnas.com - Kendaraan pemadam kebakaran tidak hanya satu jenis seperti yang umum terlihat di jalan raya.

Dalam praktiknya, berdasarkan standar operasional di berbagai negara serta rujukan instansi pemadam kebakaran dan laporan media, terdapat beragam jenis kendaraan dengan fungsi spesifik yang disesuaikan dengan kebutuhan penanganan kebakaran dan penyelamatan.

Keberagaman ini menjadi kunci efektivitas respons, terutama dalam situasi darurat yang kompleks seperti kebakaran gedung tinggi, kecelakaan, hingga bencana alam.

Secara umum, kendaraan pemadam kebakaran dirancang tidak hanya untuk memadamkan api, tetapi juga mendukung operasi penyelamatan, logistik, hingga penanganan bahan berbahaya.

Berikut 14 jenis kendaraan pemadam kebakaran beserta fungsinya:

Pertama, mobil pompa (fire engine) merupakan unit utama yang paling sering digunakan. Kendaraan ini dilengkapi pompa air bertekanan tinggi, selang, dan tangki air untuk memadamkan api secara langsung di lokasi kejadian.

Kedua, mobil tangki air berfungsi sebagai penyuplai air tambahan, terutama di wilayah yang minim sumber air. Kendaraan ini sangat penting untuk menjaga kontinuitas pemadaman dalam durasi panjang.

Ketiga, mobil tangga (aerial ladder truck) digunakan untuk menjangkau titik tinggi seperti gedung bertingkat. Dilengkapi tangga hidrolik, kendaraan ini juga berfungsi untuk evakuasi korban dari ketinggian.

Keempat, mobil platform (aerial platform) memiliki fungsi serupa dengan mobil tangga, namun dilengkapi keranjang (bucket) yang memungkinkan petugas bekerja lebih stabil saat penyelamatan.

Kelima, mobil rescue atau penyelamatan dirancang untuk operasi non-kebakaran seperti kecelakaan lalu lintas. Kendaraan ini membawa peralatan ekstrikasi seperti pemotong hidrolik dan alat pembuka pintu kendaraan.

Keenam, mobil komando berfungsi sebagai pusat kendali di lokasi kejadian. Kendaraan ini biasanya dilengkapi sistem komunikasi untuk koordinasi antar tim di lapangan.

Ketujuh, mobil bahan berbahaya (hazmat unit) digunakan untuk menangani insiden yang melibatkan zat kimia berbahaya. Kendaraan ini dilengkapi alat pelindung khusus dan sistem deteksi bahan beracun.

Kedelapan, mobil busa (foam tender) digunakan untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan bahan bakar atau cairan mudah terbakar, seperti di kilang minyak atau bandara.

Kesembilan, mobil pemadam hutan (wildfire truck) dirancang untuk medan berat seperti hutan atau area perbukitan. Kendaraan ini memiliki kemampuan off-road dan tangki air yang cukup besar.

Kesepuluh, mobil pemadam bandara (airport crash tender) merupakan kendaraan berkapasitas besar dengan kecepatan tinggi, khusus untuk menangani kebakaran pesawat.

Kesebelas, mobil suplai logistik berfungsi mengangkut peralatan tambahan, selang, serta kebutuhan operasional lainnya ke lokasi kejadian.

Kedua belas, mobil penyelam digunakan dalam operasi penyelamatan di air, seperti evakuasi korban tenggelam atau pencarian di sungai dan laut.

Ketiga belas, mobil penerangan (lighting unit) berfungsi menyediakan pencahayaan di lokasi kejadian pada malam hari atau kondisi minim cahaya.

Keempat belas, mobil ventilasi digunakan untuk mengeluarkan asap dari bangunan yang terbakar agar visibilitas meningkat dan mempermudah proses evakuasi.

KEYWORD :

Pemadam Kebakaran 4 Mei Jenis Kendaraan Mobil Pemadam Kebakaran




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :