Selasa, 17/02/2026 13:09 WIB

Mengenal Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Berikut Jadwal Fasenya





Gerhana Matahari Cincin, atau Annular Solar Eclipse, akan menghiasi langit pada 17 Februari 2026, menghadirkan fenomena astronomi spektakuler

Gerhana Matahari Cincin Api (Foto: Space via Business Insider)

Jakata, Jurnas.com - Gerhana Matahari Cincin, atau Annular Solar Eclipse, akan menghiasi langit pada 17 Februari 2026, menghadirkan fenomena astronomi spektakuler yang dikenal sebagai ring of fire. Peristiwa ini terjadi ketika Bulan menutupi sebagian besar piringan Matahari, menyisakan cincin cahaya keemasan yang menakjubkan.

Peristiwa ini akan terjadi di Antartika, dan hanya sedikit orang yang dapat menyaksikannya secara langsung. Dari sini, gerhana akan tampak rendah di cakrawala barat daya, sementara wilayah lain hanya bisa melihat fase gerhana sebagian tergantung posisi geografis dan kondisi cuaca.

Apa itu Gerhana Matahari Cincin?

Mengutip laman NASA dan Space, gerhana matahari terjadi saat Bulan bergerak di antara Matahari dan Bumi, menutupi sebagian atau seluruh cahaya Matahari yang mencapai permukaan Bumi. Pada gerhana matahari cincin, Bulan menutupi sebagian besar piringan Matahari, menyisakan tepi luar yang tampak seperti cincin bercahaya. Fenomena ini berbeda dengan gerhana total, di mana Bulan sepenuhnya menutupi Matahari.

Bagaimana Fase-fase Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026?

Gerhana dimulai dengan fase sebagian (partial eclipse) pada pukul 4:56 EST (09:56 GMT), ketika Bulan mulai “menggigit” sisi Matahari. Siluet Bulan kemudian menutupi piringan Matahari, membentuk sabit bercahaya yang menipis menuju fase cincin.

Fase annularity dimulai pada pukul 6:42 EST (11:42 GMT) saat Bulan sepenuhnya berada di dalam piringan Matahari, membentuk Ring of Fire di langit Antartika. Di Concordia Station, fase ini akan berlangsung sekitar dua menit, dengan tepi luar Matahari tampak keemasan di langit yang gelap. Puncak gerhana tercatat pada 6:47 EST (11:47 GMT), saat Bulan berada tepat di pusat Matahari.

Fase akhir dimulai saat Bulan mulai meninggalkan piringan Matahari, menandai berakhirnya annularitas dan kembali ke fase gerhana sebagian hingga Matahari kembali utuh pada fourth contact.

Amankah Menyaksikan Gerhana Matahari Cincin?

Menatap Gerhana Matahari perlu perlindungan. Biasanya, perlu menggunakan kacamata gerhana bersertifikat ISO 12312-2, teleskop dengan filter surya, atau metode proyeksi seperti pinhole projector untuk mengamati gerhana dengan aman. Kacamata biasa atau teropong tanpa filter tidak cukup melindungi mata dari radiasi Matahari.

Meski hanya sedikit orang yang berada di jalur annularitas, fenomena ini menjadi momen langka untuk mengamati tarian kosmik antara Matahari, Bulan, dan Bumi. Setelah gerhana matahari ini, dunia akan menyaksikan gerhana bulan total atau Blood Moon pada 3 Maret 2026, yang bisa terlihat dari Amerika Utara, Asia Timur, Selandia Baru, dan Australia. (*)

 

KEYWORD :

Gerhana Matahari Cincin Api Fenomena Astronomi Gerhana matahari cincin




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :