Sabtu, 18/04/2026 11:37 WIB

Mulai Bulan Depan, AS Latih Pilot Ukraina Terbangkan Jet Tempur F-16





Pentagon mengatakan, pihaknya akan mulai melatih pilot Ukraina menerbangkan jet tempur F-16 di Amerika Serikat (AS) mulai bulan depan. 

Jet tempur F-16 (Al Arabiya/Berkas Foto)

WASHINGTON, Jurnas.com - Pentagon mengatakan, pihaknya akan mulai melatih pilot Ukraina menerbangkan jet tempur F-16 di Amerika Serikat (AS) mulai bulan depan. Dengan demikian, mereka dapat menggunakan pesawat canggih tersebut melawan pasukan Rusia.

Ukraina telah lama menginginkan jet tempur canggih ini agar dapat melawan invasi Rusia dengan lebih baik dan kini terlibat dalam serangan balasan yang bertujuan untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai pasukan Rusia.

Juru Bicara Pentagon, Pat Ryder mengatakan, pelatihan AS akan melibatkan beberapa pilot dan puluhan personel untuk merawat pesawat tersebut.

"Pilot-pilot ini akan melakukan pelatihan bahasa Inggris di Pangkalan Angkatan Udara Lackland di San Antonio, Texas pada bulan September sebelum menghadiri pelatihan terbang F-16 di Arizona pada bulan berikutnya," kata Ryder.

"Pelatihan Arizona akan berlangsung di Pangkalan Garda Nasional Udara Morris," tambah dia.

Presiden AS, Joe Biden dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy berbicara pada hari Kamis dan membahas program pelatihan tersebut, kata Gedung Putih.

"Presiden Biden menegaskan kembali komitmen AS untuk mendukung pertahanan Ukraina melawan agresi Rusia selama diperlukan, dan meminta pertanggungjawaban Rusia atas tindakannya," demikian pernyataan Gedung Putih.

Program AS memperluas rencana yang sudah diumumkan oleh sekutu Eropa untuk melatih personel Ukraina menerbangkan F-16 buatan AS.

Pekan lalu, AS mengatakan kepada Denmark dan Belanda bahwa mereka dapat mengirim F-16 mereka ke Ukraina ketika pilot negara tersebut dilatih untuk menggunakannya.

Pada Kamis (24/8), Norwegia mengatakan mereka juga akan memberikan F-16 ke Ukraina, dan kantor berita NTB melaporkan sumbangan tersebut akan berjumlah antara lima dan 10 pesawat.

Ryder mengatakan pelatihan biasanya berlangsung lima hingga delapan bulan, tergantung pada keterampilan yang dimiliki pilot.

"Pelatihan bahasa pada awalnya sangat penting, mengingat kompleksitas dan keahlian khusus bahasa Inggris yang diperlukan untuk menerbangkan pesawat ini," kata dia.

AS melanjutkan program pelatihannya sendiri sebagai pengakuan bahwa Denmark dan Belanda tidak dapat menangani semua persiapan percontohan yang dibutuhkan Ukraina, tambah Ryder.

"Kami tahu bahwa ketika Denmark dan Belanda bersiap untuk melatih pilot-pilot tersebut, pada titik tertentu di masa depan, kapasitas akan tercapai," katanya.

Sumber: AFP

KEYWORD :

Jet Tempur F-16 Perang Rusia Ukraina Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :