Senin, 20/04/2026 01:56 WIB

Joe Biden Minta Vladimir Putin Tak Gunakan Senjata Nuklir





Joe Biden minta Vladimir Putin tak gunakan senjata nuklir.

Presiden AS Joe Biden terlihat setelah memberikan sambutan di Rose Garden Gedung Putih di Washington, AS, 19 Mei 2022. REUTERS/Evelyn Hockstein

JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk tidak menggunakan senjata nuklir atau kimia taktis setelah serangkaian kerugian militer di Ukraina.

"Jangan. Jangan. Jangan. Itu akan mengubah wajah perang tidak seperti apa pun sejak Perang Dunia II," jawab Biden, ketika ditanya seorang reporter Amerika dengan acara 60 Minutes di jaringan AS CBS.

Militer Ukraina memukul mundur pasukan Rusia dalam serangan kilat di timur laut negara itu pekan lalu, menempatkan Putin di bawah tekanan dari nasionalis di dalam negeri untuk mendapatkan kembali inisiatif.

Putin telah memperingatkan bahwa Moskow akan merespons lebih kuat jika pasukannya berada di bawah tekanan lebih lanjut, meningkatkan kekhawatiran bahwa dia pada titik tertentu dapat menggunakan cara-cara yang tidak konvensional seperti senjata nuklir atau kimia kecil.

Biden mengatakan tanggapan AS akan berkonsekuensi - tetapi menolak memberikan rincian. "(Rusia) akan menjadi lebih paria di dunia daripada sebelumnya. Bergantung pada sejauh mana apa yang mereka lakukan, akan menentukan respons apa yang akan terjadi," kata Biden.

Pejabat pemerintah Rusia telah menolak saran Barat bahwa Moskow akan menggunakan senjata nuklir taktis di Ukraina.

Ditanya tentang komentar Biden, RIA Novosti mengutip juru bicara Kremlin Dmitry Peskov yang mengatakan: "Baca doktrin (nuklir Rusia). Semuanya tertulis di sana."

Di bawah doktrin Moskow, senjata nuklir dapat digunakan setelah "agresi terhadap Rusia atau sekutunya dengan penggunaan senjata pemusnah massal” atau ketika keberadaan negara berada di bawah ancaman".

Menteri pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan bulan lalu bahwa senjata nuklir tidak diperlukan dari perspektif militer.

Menteri luar negeri Rusia Sergey Lavrov sebelumnya mengatakan hanya persenjataan konvensional yang akan digunakan di Ukraina.

Ancaman Rusia yang berpotensi menggunakan senjata nuklir taktis atau hasil rendah di Ukraina tidak dapat dianggap enteng, tetapi Badan Intelijen Pusat AS belum melihat banyak bukti praktis yang memperkuat kekhawatiran itu, direkturnya, William Burns, mengatakan pada bulan April.

Sumber: Al Jazeera

KEYWORD :

Kimia Taktis Senjata Nuklir Joe Biden Vladimir Putin Perang Rusia dan Ukraina




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :