Minggu, 19/04/2026 19:02 WIB

AS Bantah Operasikan Laboratorium Biowarfare di Ukraina





Rusia menciptakan dalih palsu dalam upaya untuk membenarkan tindakan mengerikannya sendiri di Ukraina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menghadiri konferensi pers tahunan penjabat Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov (tidak digambarkan) di Moskow, Rusia 17 Januari 2020. REUTERS/Shamil Zhumatov

WASHINGTON, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) membantah tuduhan baru Rusia bahwa Washington mengoperasikan laboratorium biowarfare di Ukraina, menyebut klaim itu menggelikan dan menyarankan Moskow mungkin meletakkan dasar menggunakan senjata kimia atau biologi.

"Tuduhan Rusia tidak masuk akal, mereka menggelikan dan Anda tahu, dalam kata-kata kakek saya yang Katolik Irlandia, sekelompok malarkey. Tidak ada apa-apa. Ini propaganda klasik Rusia," kata juru bicara Pentagon, John Kirby pada Rabu, dikutip dari Reuters, Kamis (10/3).

Dalam sebuah pernyataan, juga dirilis pada hari Rabu, juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan, Rusia menciptakan dalih palsu dalam upaya untuk membenarkan tindakan mengerikannya sendiri di Ukraina.

Sekretaris pers Gedung Putih, Jen Psaki menulis di Twitter: "Rusialah yang memiliki rekam jejak panjang dan terdokumentasi dengan baik dalam menggunakan senjata kimia, termasuk dalam percobaan pembunuhan dan peracunan musuh-musuh politik Putin seperti Alexey Angkatan Laut."

Tidak ada tanggapan segera dari kedutaan Rusia di Washington atas pernyataan AS pada hari Rabu. Rusia membantah melakukan serangan terhadap Navalny.

Selasa malam, Rusia mengatakan, AS bekerja sama dengan laboratorium Ukraina untuk mengembangkan senjata biologis. Pernyataan semacam itu di media Rusia meningkat menjelang langkah militer Moskow ke Ukraina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova pada Rabu (9/3) mengatakan, Rusia memiliki dokumen yang menunjukkan kementerian kesehatan Ukraina memerintahkan penghancuran sampel wabah, kolera, antraks, dan patogen lainnya sebelum 24 Februari, ketika pasukan Rusia pindah ke Ukraina.

Zakharova mengatakan dokumen yang digali oleh pasukan Rusia di Ukraina menunjukkan upaya darurat untuk menghapus bukti program biologis militer yang dibiayai oleh Pentagon. Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang dokumen tersebut.

Reuters tidak dapat secara independen mengkonfirmasi informasinya.

Seorang juru bicara kepresidenan Ukraina mengatakan: "Ukraina dengan tegas membantah tuduhan semacam itu."

Seperti banyak negara lain, Ukraina memiliki laboratorium kesehatan masyarakat yang meneliti cara mengurangi ancaman penyakit berbahaya yang menyerang hewan dan manusia. Laboratoriumnya telah menerima dukungan dari Amerika Serikat, Uni Eropa dan Organisasi Kesehatan Dunia.

Program Pengurangan Ancaman Biologis Pentagon telah bekerja sama dengan pemerintah Ukraina untuk memastikan keamanan patogen dan racun yang disimpan di laboratorium.

Di tengah tuduhan biowarfare serupa pada tahun 2020, kedutaan AS di Kyiv mengeluarkan pernyataan yang mengatakan keterlibatannya adalah untuk memastikan "patogen berbahaya tidak jatuh ke tangan yang salah".

Seorang mantan pejabat AS, yang akrab dengan kerja sama antara Kyiv dan Washington, mengatakan AS telah membantu mengubah beberapa laboratorium Ukraina yang terlibat dalam program senjata biologis bekas Uni Soviet menjadi fasilitas kesehatan masyarakat.

KEYWORD :

Laboratorium Biowarfare Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :