Jum'at, 17/04/2026 14:52 WIB

Pfizer Tunggu Uji Klinis Vaksin pada Anak di Bawah 5 Tahun





Pada Desember, Pfizer mengatakan sedang mengubah desain uji coba karena anak-anak antara usia 2 dan 4 tahun yang diberi dua dosis vaksin 3 mikrogram tidak memiliki respon imun yang sama dengan dosis vaksin yang lebih besar yang dihasilkan pada anak-anak dengan usia lebih tua.

Pfizer Inc (Foto: Reuters)

NEW YORK, Jurnas.com - Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS), Pfizer tengah menanti hasil terbaru dari uji klinis untuk anak-anak di bawah usia 5 tahun dari vaksin COVID-19 yang dikembangkannya dengan BioNTech SE Jerman pada April.

Demikian disampaikan peneliti vaksin Pfizer Dr. Alejandra Gurtman pada pertemuan Komite Praktik Imunisasi (ACIP) Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, Rabu (5/1).

"Studi ini telah diubah untuk memberikan dosis ketiga kepada semua orang yang kurang dari lima setidaknya delapan minggu setelah vaksinasi terakhir mereka," jelasnya.

Ia mengatakan, perusahaan menargetkan data kelompok usia tersebut paling lambat akhir Maret atau awal April.

Pada Desember, Pfizer mengatakan sedang mengubah desain uji coba karena anak-anak antara usia 2 dan 4 tahun yang diberi dua dosis vaksin 3 mikrogram tidak memiliki respon imun yang sama dengan dosis vaksin yang lebih besar yang dihasilkan pada anak-anak dengan usia lebih tua.

Gurtman juga mengatakan perusahaan sedang mempelajari dosis ketiga vaksinnya pada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun, enam bulan setelah dosis kedua mereka.

Vaksin Pfizer-BioNTech disahkan di Amerika Serikat untuk orang berusia 5 tahun ke atas. Pada hari Rabu, ACIP mendukung suntikan vaksin untuk usia 12 hingga 15 tahun.

KEYWORD :

Pfizer Vaksin untuk Anak Varian COVID-19 Omicron




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :