Jum'at, 17/07/2026 01:54 WIB

Hari Emoji Sedunia Setiap 17 Juli, Ini Sejarahnya





Masyarakat dunia memperingati Hari Emoji Sedunia (World Emoji Day) setiap tanggal 17 Juli.

Ilustrasi - Hari Emoji Sedunia setiap 17 Juli, ini sejarahnya (Foto: Telefonica)

Jakarta, Jurnas.com - Di era modern yang serba digital, berkirim pesan singkat rasanya belum lengkap tanpa kehadiran karakter gambar kecil yang mengekspresikan perasaan kita.

Mulai dari tawa hingga air mata, karakter visual yang kita kenal sebagai emoji ini telah menjadi bahasa universal baru yang melintasi batas negara.

Untuk merayakan peran pentingnya dalam komunikasi global, masyarakat dunia memperingati Hari Emoji Sedunia (World Emoji Day) setiap tanggal 17 Juli.

Sejarah di balik penetapan tanggal unik ini tidak terlepas dari detail kecil yang sering kita lewatkan pada layar ponsel kita.

Asal-usul Hari Emoji Sedunia pertama kali dicetuskan pada tahun 2014 oleh Jeremy Burge, seorang tokoh penting di balik Emojipedia, situs rujukan resmi yang mendokumentasikan arti dan detail setiap karakter emoji di seluruh dunia.

Melansir laporan dari berbagai media teknologi dan budaya populer, Burge secara sengaja memilih tanggal 17 Juli karena alasan yang sangat sederhana namun cerdas.

Jika pengguna memperhatikan emoji berbentuk kalender saku di perangkat Apple, Google, hingga mayoritas platform media sosial, tanggal yang tertera secara permanen di atas gambar tersebut adalah "JUL 17".

Sejak ide itu diluncurkan, perayaan ini langsung mendapatkan sambutan meriah dari para pengguna internet global dan berkembang menjadi perayaan tahunan yang populer.

Penggunaan tanggal 17 Juli pada emoji kalender itu sendiri juga memiliki nilai historis tersendiri. Tanggal tersebut merujuk pada hari pertama kali Apple memperkenalkan aplikasi kalender interaktif mereka, iCal, pada ajang Macworld Expo yang berlangsung pada tanggal 17 Juli 2002 silam.

Ketika Apple kemudian merilis set emoji pertamanya beberapa tahun setelahnya, mereka mengabadikan tanggal bersejarah tersebut ke dalam ikon kalender mereka, yang kemudian diikuti oleh banyak perusahaan teknologi lainnya demi menjaga konsistensi visual.

Kini, Hari Emoji Sedunia bukan lagi sekadar tren di media sosial dengan tagar populer, melainkan telah menjadi ajang tahunan bagi perusahaan teknologi raksasa untuk memperkenalkan pembaruan desain emoji terbaru mereka.

Perayaan ini menjadi pengingat bagaimana sebuah inovasi komunikasi visual yang awalnya diciptakan di Jepang pada akhir tahun 1990-an oleh Shigetaka Kurita, kini telah berevolusi menjadi bagian yang tak terpisahkan dari cara manusia modern mengekspresikan emosi dan mempererat hubungan interpersonal di ruang digital.

KEYWORD :

Hari Emoji Sedunia World Emoji Day 17 Juli Bulan Juli




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :