Kamis, 13/12/2018 15:27 WIB

Aktivis Masuk Direksi BUMN Dikritisi

Sejumlah aktivis yang masuk menjadi direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dikritisi. Sebab, politik balas budi yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dinilai tidak relevan.

Diskusi Publik Pengelolaan BUMN di Era Pemerintahan Jokowi

Jakarta - Sejumlah aktivis yang masuk menjadi direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dikritisi. Sebab, politik balas budi yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dinilai tidak relevan.

Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) BUMN Bersatu, Arief Poyuono mengakui, selama dipimpin oleh Menteri Rini Soemarno, kinerja BUMN terbilang baik. Namun, penempatan sejumlah aktivis sebagai direksi BUMN dinilai tidak baik.

"Kita harus terima kenyataan bahwa aktivis pendukung Jokowi ini adalah pengangguran yang setelah menang ya masuk BUMN. Memang pengangguran, Eko Sulistyo, Fadjroel Rachman, kalau saya kan pekerja. Kalau para aktivis itu kan pengangguran," kata Arief, dalam diskusi bertajuk "Pengelolaan BUMN di Era Pemerintahan Jokowi", di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (4/12).

Arief mengakui, kemampuan Dirut yang terbilang buruk memang tak berpengaruh besar terhadap kinerja BUMN. Dia memastikan, jika nanti pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang dalam Pilpres 2019, tidak akan ada praktek politik bagi-bagi kekuasaan.

"Tapi nanti kalau Pak Prabowo menang saya jamin itu akan saya tahan. Saya akan cari komisaris yang bisa bekerja," tegasnya.

Senada dengan Arief, Politisi muda Partai Golkar, Adi Baiquni juga mengkritisi dipilihnya beberapa direksi BUMN yang bukan berdasarkan atas keahliannya. Pun diakuinya, kinerja Menteri BUMN Rini Soemarno bagus, tetap saja direksi BUMN tak boleh dipilih berdasarkan kedekatan ataupun lobi-lobi politik.

"Saya kira ini sangat profesional, ini sangat penting menjadi catatan ke depan, bahwa kalau insya Allah 10 tahun Pak Jokowi memimpin, saya kira ini sangat penting dilaksanakan. Terutama dalam mempersiapkan sumber daya dalam mewujudkan Nawacita," demikian Adi.

TAGS : Direksi BUMN Aktivis Pilpres 2019




TERPOPULER :