Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
Jakarta - Pemerintahan Presiden Jokowi dinilai masih lemah dalam pemberantasan tindak kejahatan terorisme, korupsi, dan narkoba. Bagaimana solusi agar tindak kejahatan khusus itu lenyap dari Indonesia?
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, leadership seorang kepala negara sangat menentukan dalam memberangus tindak kejahatan terorisme, korupsi, dan narkoba di sebuah negara."Kalau kebijakan presiden dalam pemberantasan korupsi itu jelas, leadership bisa diminta pertanggungjawaban, saya kan bilang maksimal setahun bisa selesai korupsi," kata Fahri, kepada wartawan, Jakarta, Jumat (8/6)."Sama, terorisme juga begitu perlu leadership. Sebab kalau salah-salah, bukannya itu korupsi dan terorisme tambah sedikit, bisa tambah banyak kalau salah cara menghadapinya," tegas politikus PKS itu.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Fahri Hamzah Presiden Jokowi Terorisme Korupsi



























