Politikus PKB, Lukman Edy
Jakarta - Pasal penghinaan presiden dan wakil presiden yang saat ini masih dalam pembahasan Panitia Kerja (Panja) RUU KUHP dan pemerintah diharapkan tidak membatasi dalam menyampaikan kritik kepada pemerintah.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy mengatakan, kebebasan dalam menyampaikan aspirasi atau kritik kepada pemerintah harus dilindungi konstitusi."Tetapi prinsip-prinsip kebebasan mengeluarkan pendapat dan kebebasan melakukan kritik terhadap jalannya pemerintahan tetap harus dilindungi," kata Lukman, Jakarta, Minggu (11/2).Sehingga, kata Lukman, jangan sampai pasal tersebut membatasi setiap warga negara dalam menyampaikan aspirasinya. Menurutnya, bagi para aktivis reformasi yang menggedor ketentuan-ketentuan seperti itu harus bersatu menentang, jika harus dipaksakan pasal penghinaan presiden itu tanpa reserve.Baca juga :
Legislator PKB: Kejar Mafia Pengirim PMI Ilegal
Untuk itu, kata Lukman, pihaknya masih menunggu draft terkait pasal penghinaan presiden dan wakil presiden tersebut. Misalnya, pasal-pasal mengenai sanksi tentang penghinaan presiden."Intinya PKB ingin, boleh ada rambu-rambu kepada kita supaya kita ini tidak terlalu vulgar, tidak terlalu bebas sampai kepada menghina presiden dengan tanpa etika," tegasnya.
Legislator PKB: Kejar Mafia Pengirim PMI Ilegal
(2) Tidak merupakan penghinaan jika perbuatan sebagaimana dimaksud ayat (1) jelas dilakukan untuk kepentingan umum atau pembelaan diri.Pun demikian dengan Pasal 239 juga memuat dua ayat:(1) Setiap orang yang di muka umum menghina presiden atau wakil presiden dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak kategori IV.
(2) Tidak merupakan penghinaan jika perbuatan sebagaimana dimaksud ayat (1) jelas dilakukan untuk kepentingan umum atau pembelaan diri.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pasal Penghinaan Presiden KUHP Jokowi PKB























