Sekretris Jenderal NATO Jens Stoltenberg (Foto: UPI.com)
Jakarta – Sekretaris Jenderal North Atlantic Treaty Organization, Jens Stoltenberg mengatakan, NATO berencana mengirim 3.000 tentara tambahan ke Afghanistan untuk mendukung tentara Afghanistan dalam perang melawan Taliban
Menurut Stoltenberg saat melakukan konferensi pers di Brussels, Selasa (7/11) bahwa NATO akan meningkatkan jumlah tentara di Afghanistan dari 13.000 menjadi 16.000 orang untuk melatih Pasukan Operasi Khusus Afghanistan."Kami telah memutuskan untuk meningkatkan jumlah pasukan untuk membantu orang-orang Afghanistan memecahkan kebuntuan, untuk mengirim sebuah pesan kepada Taliban bahwa mereka tidak akan menang di medan perang," ujar Stoltenberg dilansir UPI.Pasukan yang akan dikirim tersebut tidak akan melakukan operasi tempur, namun akan fokus pada pelatihan, membantu dan memberi nasihat kepada pasukan Afghanistan.Baca juga :
Trump Klaim Perdamaian dengan Iran Semakin Dekat
Stoltenberg menambahkan sekitar setengah pasukan baru akan datang dari Amerika Serikat (AS), sementara sisanya akan dipasok oleh 28 negara anggota NATO lainnya."Berdasarkan apa yang telah kita lihat sejauh ini, indikasinya kira-kira setengah dari AS, setengah non-AS dari pasukan tambahan, yang juga sebenarnya berlaku untuk 13.000 tentara yang kita miliki di sana hari ini," ujarnya.
Trump Klaim Perdamaian dengan Iran Semakin Dekat
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
NATO Afganistan Amerika



























