Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
Jakarta - Kejahatan kemanusiaan yang dilakukan militer Myanmar terhadap warga Rohingya menuai kecaman dari sejumlah elite di tanah air. Sebab, kejahatan kemanusiaan atas nama apa pun tidak bisa dibenarkan.
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Jumat (1/9). Menurutnya, jika warga Rohingya diusir dan dibantai karena agama, maka Pancasila adalah ketuhanan yang maha esa."Tentang menyembah Tuhan. Dan jika mereka dibantai karena etnik manusia maka Pancasila adalah Kemanusiaan yang adil dan beradab," kata Fahri.Kata Fahri, meski ingin menjaga demokrasi Myanmar yang telah berjalan di tengah keinginan segelintir elite militer untuk kembali, tetapi justru nyawa manusia tak berdosa jauh lebih mahal dari apapun.Baca juga :
Amin AK Respons Saham RI Keluar dari MSCI
Caranya, lanjut Fahri, pemerintah dapat menggunakan forum-forum dunia, ASEAN, OKI atau PBB untuk meminta ketegasan. "Karena jika secara regional pembantaian tidak bisa dihentikan maka inilah bibit penyakit yang bisa menjalar," katanya.Menurutnya, kepemimpinan Indonesia dinantikan dunia saat ini. Dimana, ruang kosong diplomasi harus diaktifkan agar Indonesia dikenal dan akhirnya memimpin dunia. "Inilah kepemimpinan Pancasila yang menjadi dasar bagi peradaban Indonesia," terangnya.
Amin AK Respons Saham RI Keluar dari MSCI
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Rohingya Myanmar DPR Kejahatan Kemanusiaan Fahri Hamzah























