BPPSDMP melalui 10 Tempat Uji Kompetensi (TUK) UPT BPPSDMP akan melaksanakan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian THL-TBPP yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pelaksanaan kegiatan tahunan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada THL serta upaya untuk memperkuat jalinan ukhuwah antar pegawai dan THL.
Salah satu solusi yang ditempuh Kementan ialah mengangkat Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THL TB) menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K)
Hasrat menjadi penyuluh terwujud ketika di tahun 2007, pemerintah membuka kesempatan menjadi THL TBPP.
Ibu Khalifah, THL-TBPP Kalimantan Tengah tidak bisa menyembunyikan kebahagiannya saat diangkat menjadi ASN-P3K, terlebih karena perjuangannya menjadi ASN-P3K tergolong tidak mudah.
Sugiyanto, yang sudah menjadi THL TBPP selama lebih 13 tahun mengatakan, untuk mensejahterakan petani secara maksimal, para penyuluh di lapangan juga harus terjamin kesejahterannya.
Menyadari fungsi penting penyuluh dan terbatasnya jumlah penyuluh di lapangan maka dilakukan pengangkatan THL-TBPP menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) sebagai salah satu solusi kurangnya jumlah penyuluh.
Seperti diketahui THL Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (TBPP) yang lolos passing grade ASN-P3K pada April 2019, sebanyak 11. 607 orang dari jumlah peserta seleksi 11. 941 orang.
Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Balitbangtan kepada seluruh pegawai, termasuk para THL. Apalagi, di tengah pandemi virus corona (COVID-19).