Sekretaris pers Pentagon, John Kirby mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat (6/5), AS tidak memberikan Ukraina informasi penyerangan khusus untuk Moskva.
Kapal perang penjelajah Moskva milik Rusia yang karam di Laut Hitam semakin memperjelas masalah besar persoalan korupsi negeri Putin.
Beberapa berpelukan dan yang lain meletakkan bunga untuk mengenang kapal penjelajah rudal Moskva di sebuah monumen untuk pangkalan angkatan laut Rusia tahun 1696 di pusat Sevastopol, markas besar Armada Laut Hitam.
Ia mengatakan, serangan itu diyakini telah menyebabkan korban, tetapi sulit untuk menilai berapa banyak.
Rusia sebelumnya mengatakan, lebih dari 500 awak kapal penjelajah rudal era Soviet dievakuasi setelah amunisi di dalamnya meledak. Ukraina mengatakan pihaknya menabrak kapal perang dengan rudal anti-kapal Neptunus buatan Ukraina.
Moskow adalah kapal besar kedua yang diketahui mengalami kerusakan serius sejak dimulainya perang. Bulan lalu, Ukraina mengatakan telah menghancurkan kapal pendukung pendaratan, Orsk, di Laut Azov yang lebih kecil.