Sejak 2019 hingga 2022 sudah terjadi 6 serangan siber yang dialami industri bandara di kawasan Eropa, Oceania dan Amerika Serikat.
Peretasan PDN ini telah memalukan Indonesia sebagai bangsa dan negara, serta terbukti bahwa sistem data nasional tersebut, memiliki banyak kelemahan.
Situs resmi Badan Intelijen Strategis (BAIS) diduga diretas oleh hacker yang menamakan akunnya MoonzHaxor
Cek Fakta: Salah, Bjorka Siap Turun Tangan Jika Pilpres 2024 Curang
Peretas Korut Targetkan Latihan Militer AS-Korsel
Hacker China Retas Surel Puluhan Instansi Negara
Kejadian bobolnya data-data pribadi rakyat Indonesia terus berulang dan seperti tidak ada pencegahan dan tindakan hukum yang bisa mencegah kejadian berulang. Kali ini data paspor penduduk Indonesia dibobol dan dijual oleh Bjorka sejumlah total 34.900.867 nama pengguna paspor dengan banderol 10.000 USD atau sekitar Rp150 juta.
Peretas China Curi Uang Bantuan COVID-19 AS Senilai Puluhan Juta Dolar.